Unjuk rasa 'tolak' Brexit, PM Inggris ditekan percepat pembicaraan
Diwarnai unjuk rasa, PM Inggris David Cameron ditekan untuk mempercepat pembicaraan 'perceraian' dengan Uni Eropa, seperti dituntut pemimpinnya.
Sekelompok anak muda di London menyatakan kecewa dengan hasilnya dan meneriakkan "Tidak ada perbatasan! Tidak ada Boris!" Mereka menggelar demonstrasi di dekat Downing Street.
Sekelompok anak muda di London menyatakan kecewa dengan hasilnya dan meneriakkan "Tidak ada perbatasan! Tidak ada Boris!"
Di London timur, demonstran anti-rasisme berkumpul dan menyatakan dukungan mereka bagi pengungsi dan migran. Aksi serupa juga dilegar di Glasgow dan Edinburgh.
Hasil referendum juga memicu tuntutan referendum jilid dua bagi masa depan Skotlandia, yang mayoritas warganya ingin tetap menjadi anggota Uni Eropa.
Bagaimanapun, Pimpinan Uni Eropa akan menggelar pertemuan pada Rabu (29/06) untuk membahas masalah Brexit, tetapi tanpa mengundang David Cameron.
Baca tanpa iklan