Berbuka puasa di London bersama warga dari lebih 10 negara
Bagaimana rasanya berbuka, setelah sekitar 19 jam berpuasa, bersama tak kurang 500 orang dari berbagai negara di East London Mosque?
Tak jauh dari restoran Diana, hanya berjarak 15 meter saja, ada restoran Feast and Mishti, yang menyediakan lebih banyak alternatif.
Beberapa orang antre untuk membeli ayam goreng dan ayam panggang dalam aneka porsi. Satu ayam utuh -yang siap santap- dijual £5 atau sekitar Rp95.000 sementara yang potongan kecil dijual £2.
"Saya ingin ayam utuh satu," kata seorang ibu berkerudung.
Di belakangnya terdapat tak kurang dari enam orang yang antre. Mereka tampaknya baru saja pulang kerja jika menilik dari pakaian formal yang dikenakan.
Iklan tawaran paket berbuka puasa di Whitechapel.
Kembali ke soal puasa panjang, yang kurang lebih berdurasi selama 19 jam.
Salah satu pertanyaan yang sering diajukan oleh warga non-Muslim adalah bagaimana bisa kuat tanpa makan atau minum selama 19 jam?
Untuk pertanyaan ini wali kota London, Sadiq Khan, yang Muslim, mengatakan dalam tulisan di koranThe Guardian , "Kadang kita dibuat takjub dengan kemampuan tubuh kita."
Dengan kata lain Khan ingin mengatakan bahwa berpuasa 18,5 hingga 19 jam sebenarnya tak seberat yang dibayangkan.
Bagi Pak Wali Kota, yang berat bukan soal menahan makan tapi soal kopi. Ia mengakui sebagai peminum kopi dan sering kali kopi menemaninya saat menghadiri pertemuan.
Ucapan selamat menyambut Ramadan banyak ditemui di toko atau restoran di Whitechapel di London timur.
Baca tanpa iklan