Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Hasil Mengejutkan Penelitian Ilmuwan, Kematian Bisa Diprediksi

Kini, sekelompok ilmuwan berhasil memprediksi kematian dengan akurasi 80 persen.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Robertus Rimawan
zoom-in Hasil Mengejutkan Penelitian Ilmuwan, Kematian Bisa Diprediksi
shanghaiist.com
Ilustrasi. 

Curtsinger juga berpendapat, "spiral kematian" merupakan sesuatu yang ambigu dan tidak jelas.

Curtsinger mengajukan terminologi yang lebih tepat untuk menyebut penurunan kesuburan pada lalat buah, yaitu "berhenti".

Tahapan itu dimulai saat lalat tidak mampu lagi menghasilkan telur.

Sebagai gambaran, lalat buah akan bertelur sebanyak 1200 buah sepanjang hidupnya.

Jika dalam sehari saja lalat tidak bertelur, itu bisa jadi indikasi jika ada sesuatu yang salah.

Terlepas dari pendapat Curtsinger, Mueller tetap berpendapat jika manusia yang mati dengan cara alami akan mengalami "spiral kematian".

Setelah mengetahui adanya fase tersebut, maka selanjutnya bisa dikulik cara untuk mencegah fase "spiral kematian" yang terlalu lama dan menyiksa.

Rekomendasi Untuk Anda

"Akan menjadi sebuah hal yang menarik untuk dicermati bagaimana memperpendek fase 'spiral kematian' sehingga kita bisa sesehat orang lain sampai sesaat sebelum kematian," kata Mueller. (Kontributor Sains, Monika Novena)

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas