Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Abu Sayyaf dan Sejarah Sandera WNI di Filipina Selatan

Kelompok Abu Sayyaf atau di Filipina lazim disebut Abus mulai menyandera sejak April 2000.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Abu Sayyaf dan Sejarah Sandera WNI di Filipina Selatan
Youtube
Abu Sayyaf 

Padahal, jalur aman yang disarankan adalah melalui selat antara Zamboanga dan Pulau Basilan.

Mantan petinggi Badan Intelijen Strategis (Bais) Mayjen (Purn) Sudrajat mengatakan, untuk mengatasi kondisi keamanan yang buruk tidak bisa hanya dilakukan pendekatan keamanan.

"Secara sosial ekonomi, kawasan itu juga harus dibangun. Langkah membuka akses ekonomi dan transportasi dari Kalimantan Utara dan Sulawesi Utara ke Filipina selatan merupakan langkah bijak," kata Sudrajat.

Mantan Kepala BAIS Laksamana (Purn) Soleman Ponto mengatakan, untuk mengatasi Abu Sayyaf, berbagai pilihan harus dipertimbangkan. Namun, keselamatan sandera WNI tetap prioritas.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: KOMPAS
Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas