Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
BBC

Wartawan terkemuka Belarusi tewas karena bom mobil

Ledakan bom mobil di Kiev, Ukraina, menewaskan wartawan Belarus terkemuka, Pavel Sheremet, yang merupakan pengkritik pemerintah Rusia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Pavel Sheremet

Pavel Sheremet sempat bekerja di stasiun TV Rusia sebelum pindah ke Ukraina.

Sebuah ledakan bom mobil menewaskan seorang wartawan Belarus terkemuka yang merupakan pengkritik pemerintah Rusia.

Pavel Sheremet tewas ketika sedang menyetir mobil milik pasangannya, Olena Prytula, di ibukoa Ukraina, Kiev, Rabu 20 Juli pagi.

Jurnalis berusia 44 tahun itu membawakan Berita Pagi di Radio Vesti dan melaporkan berita untuk Ukrayinska Pravda, sebuah situs internet yang populer milik Prytula.

Pihak berwenang Rusia menuduh media Ukraina memanipulasi berita-berita dari Ukraina timur, tempat pemberontak pro-Rusia melakukan perlawanan atas pasukan pemerintah Kiev.

Kiev

Mobil yang dikemudikan Pavel Sheremet hancur.

Sheremet sudah tinggal di Kiev selama lima tahun setelah ke luar dari sebuah stasiun TV Rusia, yang diduga mendapat tekanan keras dari pemerintah Moskow karena mempekerjakan dia.

Juru bicara Kementrian Dalam Negeri Ukraina, Artem Shevchenko, menyebut bom mobil itu sebagai 'pembunuhan kurang ajar yang ditujukan untuk menciptakan ketidakstabilan;' di Ukraina.

Tahun 1997 Sheremet sempat dipenjara di Belarus karena melaporkan penindasan politik di negara yang dulu bergabung dalam Uni Soviet tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

Sumber: BBC Indonesia
BBC
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas