Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

MEMBAGAKAN! Baru Berusia 12 Tahun, Anak Indonesia Ini Sudah Jadi Mahasiswa di Kanada

Di usia tersebut, remaja yang akrab dipanggil Diki ini berhasil tercatat sebagai mahasiswa termuda yang mengikuti perkuliahan di Universitas Waterloo

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in MEMBAGAKAN! Baru Berusia 12 Tahun, Anak Indonesia Ini Sudah Jadi Mahasiswa di Kanada
kitchener.ctvnews.ca
Diki Suryaatmadja 

TRIBUNNEWS.COM - Di usianya yang baru 12 tahun, Diki Suryaatmadja membuat gebrakan luar biasa.

Di usia tersebut, remaja yang akrab dipanggil Diki ini berhasil tercatat sebagai mahasiswa termuda yang mengikuti perkuliahan di Universitas Waterloo, Ontario, Kanada.

"Saya merasa sangat gembira, meski sedikit nervous tentang transisi budaya di sini," kata Diki seperti dikutip dari kompas.com.

Di kampus tersebut, Diki akan menjadi mahasiswa kehormatan dan akan belajar tentang fisika, kimia, matematika, dan ekonomi.

Bagaimana bisa di usianya yang semuda itu Diki bisa menjadi mahasiswa?

Diki mengambil jalur akselerasi sejak sekolah dasar hingga sekolah menengah atas di Indonesia.

Meski baru berusia 12 tahun dan mendarat di Kanada awal minggu ini, Diki mengaku sudah menangkap impresi pertama tentang "rumah barunya".

Rekomendasi Untuk Anda

"Orang-orang di negara ini sangat baik," kata dia, seperti diberitakan laman ctvnews.ca.

"Mereka sangat ramah, bisa dipercaya, dan rendah hati," sambung dia.

Selama di Kanada, Diki akan menetap di luar kampus bersama keluarganya. Artinya, dia tak akan menjadi bagian dari kehidupan asrama di perguruan tinggi tersebut.

Pihak universitas mengatakan, para pengajar akan bekerja sama untuk membantu Diki beradaptasi dengan lingkungan barunya.

Terlebih lagi, hal tersebut menyangkut pergaulan Diki dengan mahasiswa lain yang usianya jauh di atas dia.

"Memberikan kesempatan kepada bocah 12 tahun, kami rasa, membuat kami harus memberikan lebih banyak panduan untuknya," kata Andre Jardin, dari bagian pendaftaran di universitas itu.

Sebagai contoh, kata Jardin, Diki mungkin akan terhubung langsung dengan penasihat pendidikannya.

Selain itu, pada staf di universitas pun akan melakukan hubungan berkala dengan keluarga Diki.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas