Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Memilukan! Penderita Kusta Ini Terpaksa Angkut Mayat Istrinya Pakai Gerobak Tempuh Jarak 60 Km

Agustus lalu masyarakat India dikejutkan oleh berita seorang pria yang harus menggotong mayat istrinya karena tak bisa menyewa ambulans

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in Memilukan! Penderita Kusta Ini Terpaksa Angkut Mayat Istrinya Pakai Gerobak Tempuh Jarak 60 Km
EPA/Daily Mail
Seorang pria di India, Ramulu, terpaksa membawa mayat istrinya dengan gerobak dorong karena tidak mampu membayar ambulans. 

TRIBUNNEWS.COM, INDIA - Agustus lalu masyarakat India dan internasional dikejutkan oleh berita seorang pria yang harus menggotong mayat istrinya karena tak bisa menyewa ambulans.

Kini, peristiwa memilukan serupa kembali terjadi di Hyderabad, India.

Seorang penderita kusta, Ramulu, mendorong gerobak berisi mayat istriya untuk kembali ke kampung halaman.

Setelah berjalan 60 kilometer, dia tumbang akibat kelelahan.

Dilansir Daily Mail, Ramulu berusaha membawa istrinya, Kavitha, pulang ke kampung halaman.

Wanita yang juga penderita kusta itu tewas dekat stasiun kereta api di Hyderabad.

Namun uang Ramulu cuma Rs 1,000 (sekitar Rp 196 ribu).

Rekomendasi Untuk Anda

Jumlah itu jauh dari cukup untuk membayar ambulans yang biaya sewanya Rs 5,000 (Rp 980 ribu).

Karena itu Ramulu memutuskan mencoba membawa sendiri mayat istri tercinta.

Ia membuat gerobak sederhana dan meletakkan jasad sang istri di atas kereta dorong itu.

Jarak yang harus ditempuh ke kampung halaman 145 kilometer.

Meski sangat jauh untuk ditempuh manusia dengan berjalan kaki, Ramulu tidak gentar.

Jum'at pagi (4/11/2016) kakek itu berjalan untuk meninggalkan Hyderabad.

Ia terus berjalan sambil menarik atau mendorong gerobak yang mengangkut mayat istrinya.

Dilaporkan NDTV, Ramulu berjalan selama hampir 24 jam.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas