Presiden Assad: kemenangan di Aleppo akan menjadi 'langkah besar'
Presiden Suriah Bashar al-Assad berkata kemenangan pasukannya di Aleppo akan menjadi 'langkah besar' untuk menghentikan perang saudara yang sudah berjalan selama lima tahun.
Sementara itu, AS, Inggris, Jerman, Italia, Prancis dan Kanada bersama meminta agar segera dilakukan gencatan senjata 'untuk mengijinkan PBB mengirimkan bantuan kemanusiaan ke warga di timur Aleppo'.
Mereka juga mengutuk pemerintah Suriah dan pendukung utama Rusia atas 'halangan mereka atas bantuan kemanusiaan', menuduh mereka menargetkan rumah sakit.
Namun pembicaraan terkini pada Rabu malam antara Menlu AS John Kerry dan Menlu Rusia Sergei Lavrov berakhir tanpa terobosan dalam masalah ini.
Rusia dan Cina sebelumnya memveto resolusi Dewan Keamanan PBB untuk gencatan senjata selama seminggu.
Presiden Prancis Francois Hollande merespon dengan menuduh Rusia melakukan 'gangguan sistematis' yang 'mendukung rezim Bashar al-Assad dalam usaha destruktifnya yang membahayakan warga sipil yang tak berdaya."
Juru bicara Rusia Dmitry Peskov mendeskripsikan pemberontak yang tersisa di Aleppo sebagai 'teroris', berkata mereka telah bergabung dengan kelompok jihad yang sebelumnya dikenal dengan kelompok al-Nusra.
Baca tanpa iklan