Endah, Mantan Finalis Putri Banten Tewas dalam Kecelakaan Pesawat di Australia
Dua korban tewas dalam kecelakaan tersebut, yakni sang pilot bernama Peter Lynch dan satu perempuan asal Indonesia, yakni Endah Ari Cakrawati.
Editor:
Wahid Nurdin
Peter sebelumnya membuka sebuat museum penerbangan di Evans Head, kawasan pantai sebelah utara negara bagian New South Wales. Disini juga dibuat semacam taman penerbangan.
Halden Boyd mengatakan komunitas akan sangat terpukul karena berita duka ini.
"Ia sangat senang dunia penerbangan, semua orang yang kenal diri Peter sangat menyukai dirinya. Orangnya tulus," kata Halden.
"Kita sangat kaget, ia orang yang baik, dan memiliki visi." Gai Taylor, temannya yang lain, mengatakan Peter memiliki semangat tinggi untuk terbang.
"Kita sangat sangat terkejut, saya benar-benar terpukul," katanya.
"Ia sangat mencintai terbang."
Peter adalah konsultan pertambangan dengan bisnis di Indonesia. Ia baru saja pindah ke Australia Barat dari Queensland enam bulan yang lalu.
Dia telah banyak terlibat dalam pembangunan sebuah taman penerbangan di Evans Head, di mana orang bisa tinggal disana dan menyimpan pesawat mereka. Ia juga telah menyediakan lahan untuk pembangunan sebuah museum baru di kawasan tersebut.
Beberapa tahun sebelumnya, ia memoles hangar Bellman, bekas Perang Dunia II Bellman di Evans Head, yang kini menjadi museum.
Peter meninggalkan tiga anak-anaknya.
Kecelakaan maut ini telah membatalkan acara kembang api tahunan di perayaan Australia Day. Sebelumnya panitia memperkirakan jumlah yang hadir akan mencapai 300.000 orang.
Jumat pagi (27/01), polisi telah mengambil tangki bahan bakar pesawat itu dari sungai, tapi terus menjaga tempat kejadian masih ditutup untuk terus menyisir puing-puing pesawat.
Baca tanpa iklan