Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Potret Miris Anak PSK di 'Kota Para Malaikat', Tanpa Ayah dan Hidup Nelangsa

Mirisnya, anak-anak yang lahir dari 'kecelakaan' tersebut kerap dirisak oleh orang dan anak-anak lainnya.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Rendy Sadikin
zoom-in Potret Miris Anak PSK di 'Kota Para Malaikat', Tanpa Ayah dan Hidup Nelangsa
In The Now

TRIBUNNEWS.COM - Angeles City, sebuah kota padat penduduk di pantai Utara Filipina, dikenal luas sebagai salah satu hot spot untuk wisata seks.

Para pemburu syahwat, terutama turis asing, kerap kali datang ke sini untuk mencari wanita muda yang bisa berbuat apa saja demi uang.

Namun, yang ditemukan para turis tersebut adalah pekerja seks komersial (PSK) yang hamil dan melahirkan anak tanpa diketahui siapa bapaknya.

Baca: Keluh Kesah Para PSK dan Waria di Malang Setelah Tempat Mangkalnya Ditongkrongi Satpol PP

Di kota tersebut, khususnya di area yang dijuluki Hadrian Extension, terdapat ratusan anak tanpa bapak yang memadati jalan kota tersebut.

Anak-anak tersebut diketahui merupakan buah dari persetubuhan para pelanggan PSK, terutama turis, yang menolak dan menelantarkan mereka.

Lokasi kumuh tempat mereka tinggal benar-benar tidak laik untuk ditempati anak-anak, banyak sampah, puing dan kotoran bertebaran memenuhi area tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

Baca: Tukang Pijat Ini Mengaku Sisihkan Upahnya Demi Jadi Pelanggan PSK Anak

Terkadang, anak-anak tersebut ditinggalkan sendirian di rumah saat sang ibu pergi 'bekerja'.

Nah, yang bisa dilakoni oleh anak-anak tersebut hanyalah bermain dengan rekan sebayanya di area yang sama.

Mirisnya, anak-anak yang lahir dari 'kecelakaan' tersebut kerap dirisak oleh orang dan anak-anak lainnya.

Baca: Polisi Buru Dua Mucikari yang Patok Tarif Delapan PSK di Bawah Umur di Atas Rp 1 Juta

Bahkan, anak-anak lain mencela mereka karena ditelantarkan oleh sang ayah dan lahir dari rahim seorang pelacur.

Sejatinya, beberapa ayah mereka sempat memasok kebutuhan untuk anak-anak 'tak diinginkan' tersebut.

Namun, pasokan tersebut terhenti.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas