Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polisi Malaysia Duga Siti Aisyah dan Temannya Sempat Berlatih Sehari Sebelum Kim Jong Nam Terbunuh

Siti Aisyah dan Doan Thi Huong diduga sempat melakukan latihan sehari sebelum pembunuhan Kim Jong Nam terjadi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Polisi Malaysia Duga Siti Aisyah dan Temannya Sempat Berlatih Sehari Sebelum Kim Jong Nam Terbunuh
(Star Online/CCTV)
Siti Aisyah (berbaju kuning), perempuan berpaspor Indonesia yang ditangkap terkait kematian kakak tiri Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Kim Jong Nam, Kamis (16/2/2017). (Star Online/CCTV) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, KUALA LUMPUR -  Siti Aisyah dan Doan Thi Huong diduga sempat melakukan latihan sehari sebelum pembunuhan Kim Jong Nam terjadi.

Diketahui, Siti Aisyah merupakan seorang perempuan yang memegang paspor Indonesia.

Sementara Doan Thi Huong, seorang perempuan asal Vietnam.

Kepolisian Malaysia menduga eksekusi dilakukan pacar Siti Aisyah dan dua perempuan yang diduga terlibat dalam pembunuhan kakak tiri pimpinan Korea Utara Kim Jong-un.

Baca: Kim Jong Nam Tak Pernah Bertemu Kim Jong Un Secara Pribadi Hingga Akhir Hayatnya

Seusai eksekusi terjadi, Kim Jong Nam merasa sakit di Bandara Internasional Kuala Lumpur, Senin (13/2/2017) dan meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.

Kim Jong Nam dan Siti Aisyah
Kim Jong Nam dan Siti Aisyah (net)
Rekomendasi Untuk Anda

Pejabat intelijen Korea Selatan meyakini pria itu diracun.

Sejauh ini kepolisian Malaysia telah menahan dua perempuan, Siti Aisyah dan Doan Thi Huong.

Baca: Tunggu Sampel DNA Keluarga, Jenazah Kim Jong Nam Belum Bisa Dipulangkan ke Korea Utara

Media Malaysia melaporkan cuplikan dari kamera keamanan CCTV yang menampilkan 2 wanita dan 4 pria saling memercikkan cairan.

Kepolisian mencurigai mereka melakukan latihan pembunuhan dan memeriksa keamanan bandara.

Bersama Siti Aisyah dan Daon Thi Huong, Polisi melakukan reka ulang kejadian di bandara Kuala Lumpur guna memastikan aksi pelaku pada hari pembunuhan.

Hingga kini Kepolisian Malaysia masih memburu beberapa pria yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan tersebut.

Seorang perwira tinggi polisi berbicara kepada NHK bahwa kepolisian Malaysia tidak akan menyerahkan jasad Kim Jong Nam kepada Korea Utara sebelum memperoleh kontak dari kerabatnya.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas