Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kisah Perempuan di Inggris yang Tidur dengan Pria Lain Agar Bisa Rujuk dengan Suami

Dia bertemu dengan suaminya setelah diperkenalkan oleh seorang sahabat keluarganya saat ia berusia 20-an tahun.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Kisah Perempuan di Inggris yang Tidur dengan Pria Lain Agar Bisa Rujuk dengan Suami
Via BBC
Farah - bukan nama sebenarnya - merasa putus asa memikirkan cara agar ia menikah lagi dengan suami pertamanya. 

Dalam keadaan putus asa untuk bisa bersatu kembali dengan suaminya, Farah mulai mencoba untuk menemukan lelaki yang bersedia untuk melaksanakan pernikahan halala dengannya.

"Saya tahu sejumlah perempuan yang sudah melakukannya tanpa sepengetahuan keluarganya dan disalahgunakan oleh pria-pria itu selama berbulan-bulan," katanya.

"Mereka pergi ke masjid, ada sebuah ruangan yang dirancang sebagai tempat melakukan pernikahan, dan imam atau siapapun yang menawarkan layanan ini, tidur dengan perempuan itu dan mengizinkan pria lain untuk tidur dengan dia juga."

Namun Dewan Syariah Islam di London Timur, yang menangani berbagai permasalahan perempuan terkait perceraian, mengecam keras pernikahan halala ini.

"Ini merupakan pernikahan palsu, ini adalah cara meraup keuntungan dan memanfaatkan perempuan yang rapuh," kata Khola Hasan dari organisasi Dewan Syariah.

"Hal ini haram dan dilarang. Rasanya tidak ada lagi kata-kata yang paling tegas yang bisa saya katakan. Ada berbagai pilihan lain, seperti mendapatkan bantuan atau konseling," kata dia.

"Kami tidak akan membiarkan siapa pun melakukan hal itu. Anda tidak perlu halala, apa pun situasinya," ujar dia.

Rekomendasi Untuk Anda

Farah akhirnya memutuskan untuk tidak rujuk dengan suaminya, dan menghindari risiko yang dihadapi dalam perkawinan halala ini.

Namun dia memperingatkan ada perempuan lain di luar sana, yang bernasib sama, dan menginginkan jalan keluar.

"Kecuali jika Anda berada dalam situasi diceraikan dan merasakan sakit hati yang saya rasakan, tak ada seorang pun yang akan bisa memahami putus asa yang dirasakan oleh para perempuan itu."

"Jika Anda bertanya kepada saya sekarang, dalam keadaan waras, saya tidak akan pernah melakukannya. Saya tidak akan tidur dengan seseorang lelaki asing agar bisa kembali pada seorang pria."

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas