Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
2 - 0
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Kisah Macron, Presiden Terpilih Perancis yang Muda dan Ganteng, Serta Istrinya yang Lebih Tua

Seperti telah diprediksi sebelumnya, Emanuel Macron akhirnya memenangi Pilpres Perancis putaran kedua, Minggu (7/5/2017) waktu setempat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Hasanudin Aco
zoom-in Kisah Macron, Presiden Terpilih Perancis yang Muda dan Ganteng, Serta Istrinya yang Lebih Tua
AFP PHOTO
Brigitte Trogneux (tengah), usianya 24 tahun lebih tua dari suaminya, Calon Presiden Perancis Emmanuel Macron (kanan). 
Memuat video…

"Dia sebaiknya mencalonkan diri pada 2017 karena pada 2022 masalahnya adalah wajah saya," kata dia berbicara kepada temannya yang dikutip di dalam buku Nicolas Prissette "Emmanuel Macron en marche vers l’Élysée".

Brigitte Trogneux lahir pada 13 April 1953. Dia merupakan anak bungsu dari enam bersaudara dari keluarga kaya pembuat cokelat di sebelah utara kota Amiens yang menikah dengan seorang bankir di mana dari pernikahannya itu mereka dikaruniai tiga orang anak.

Pada 1993, di perguruan tinggi Providence Jesuit di mana dia mengajar bahasa Perancis dan drama, Macron muda belajar drama di bawah pengawasannya.

Tahun berikutnya, keduanya menulis ulang sebuah drama bersama, mengadaptasinya untuk memasukkan lebih banyak peran.

Peran formal

"Sedikit demi sedikit, saya benar-benar berada di bawah kecerdasan anak muda ini," kata Trogneux kepada France 3 TV, sebagaimana dilaporkan Reuters.

Ketika rumor mulai beredar tentang hubungan mereka, Macron meninggalkan Amiens untuk menyelesaikan tahun terakhir sekolahnya di Lycee Henri IV, sekolah bergengsi di Paris.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kau tidak bisa menyingkirkan saya, saya akan kembali dan saya akan menikahimu," kata Macron kepada Trogneux menurut penulis biografinya.

Ditanya tentang peran apa yang akan Trogneux mainkan di istana Presiden jika dia terpilih, Macron telah mengatakan bahwa dia akan mengusulkan selama minggu-minggu pertama kepresidenannya, sebuah peran formal dibuat untuk Ibu Negara Perancis dan dia akan memiliki kebijakannya sendiri untuk mendefinisikan peran itu.

"Dia akan memiliki eksistensi, dia akan memiliki suara di sana, pandangan tentang berbagai hal. Dia akan berada di sisi saya, seperti dulu, tapi dia juga memiliki peran publik," ujar Macron.

SumberAnt/Reuters/BBC Indonesia/Kompas.com

Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas