Sang Sahabat Ungkap Bukti-bukti Michael Jackson Dibunuh
Penyanyi top dunia Michael Jackson ternyata dibunuh sesuai kesaksian dan bukti-bukti yang dimiliki oleh Michael Jacobshagen.
Editor: Dewi Agustina
Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Penyanyi top dunia Michael Jackson ternyata dibunuh sesuai kesaksian dan bukti-bukti yang dimiliki oleh Michael Jacobshagen, sahabat dan tempat curhat Michael Jackson saat masih hidup.
"Sekarang saya keluarkan surat-surat dari teman saya Michael Jackson yang memberikannya kepada saya di bulan April 2009. Semua membuktikan untuk pertama kali bahwa dia dibunuh. Michael juga tidak menggunakan narkoba sebenarnya," tulisnya di Facebook Jacobshagen, Jumat (12/5/2017).
Belum lama ini Jacobshagen juga diwawancarai selama 60 menit oleh wartawan Australia.
Michael juga membenarkan hal ini langsung kepada Tribunnews.com melalui emailnya hari ini, Jumat (12/5/2017).
"Hal ini soal pembunuhan juga disampaikan LA Toya serta Paris Jackson. Namun satu-satunya yang punya bukti adalah saya," kata dia.
Buktinya berupa surat-surat Michael Jackson memilukan yang ditulis tangan dari Michael Jackson pada April 2009 bahwa dia dibunuh.
Baca: Pemerintah Belanda Diminta Bawa Isu Penahanan Ahok ke Forum Uni Eropa
"Anda akan dapat melihat nama dari berbagai orang ketika melihat tulisannya," kata dia.
Saat ini Paris Jackson maju mengungkapkan hal tersebut.
"Sebenarnya bukan PR (Humas) bagi saya dengan bukti dari teman saya Michael Jackson."
Tidak ada yang melihat apa yang terjadi di bulan April sebelum Michael meninggal dunia selain Jacobshagen.
"Saya tiga hari bersamanya dan semua rahasia dia ungkapkan. Surat-surat Michael sebagai bukti kuat."
Jacobshagen berharap keadilan terhadap kasus pembunuhan Michael.
"Saya juga berbicara tentang hal ini dengan Katherine Jackson dan menunjukkan kepada keluarga bahwa surat-surat tersebut benar-benar punya harapan untuk membuka pengadilan baru dan AEG."
Dalam suratnya, Michael juga menulis tentang John Branca dan apa pendapatnya tentang dia dan juga banyak orang lain.
"Masih banyak yang akan saya ungkapkan dan teruslah monitor sampai waktunya, terima kasih dukungan kepada Michael Jackson," demikian tulisan Jacobshagen.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.