Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pria Ini Menjajal Rasakan Sakit Melahirkan, Begini Kondisinya setelah 20 Detik

Karena itulah, sebuah alat dibuat untuk mensimulasi seperti apa rasa sakit yang dirasakan seorang wanita ketika melahirkan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Rendy Sadikin
zoom-in Pria Ini Menjajal Rasakan Sakit Melahirkan, Begini Kondisinya setelah 20 Detik
Wittyfeed
Mesin simulasi melahirkan 

TRIBUNNEWS.COM - Melahirkan mungkin menjadi saat-saat paling menyakitkan yang harus dilalui seorang wanita.

Tidak hanya saat melahirkan saja yang menjadi pengorbanan seorang ibu, "membawa" bayi ke mana-mana selama 9 bulan dalam perut saja sudah menjadi hal yang berat.

Ada banyak kesulitan dan rasa sakit yang dialami seorang wanita yang sedang hamil.

Seorang pria tentu saja tidak bisa merasakan rasa sakit yang dialami wanita.

Karena itu, proses mengandung atau melahirkan terkadang membuat pria penasaran.

Seperti apa rasa sakit yang harus diperjuangkan seorang ibu saat melahirkan terkadang membuat pria bertanya-tanya.

Karena itulah, sebuah alat dibuat untuk mensimulasi seperti apa rasa sakit yang dirasakan seorang wanita ketika melahirkan.

Rekomendasi Untuk Anda

Seperti yang dilansir dari Wittyfeed, mesin ini dibuat sedemikian rupa hingga bisa mengatur tingkat rasa sakit yang didapat sesuai dengan tingkat toleransi penggunanya.

Seorang mahasiswa asal Tennessee, bernama Jonny Wade menjadi relawan yang mencoba alat simulasi melahirkan tersebut.

Jonny ingin mencoba apakah ia bisa menahan rasa sakit yang dirasakan seorang wanita ketika melahirkan..

Alat simulasi melahirkan Mark Large
Alat simulasi melahirkan Mark Large (via Wittyfeed)

Pada alat simulasi melahirkan tersebut, terdapat dua elektroda yang dapat ditempelkan di bawah perut untuk meniru rasa sakit melahirkan.

Elektroda tersebut tersambung ke tombol kontrol besar di dalam mesin.

Ada saklar intensitas yang dapat diatur dari level 1 sampai 10, tergantung intensitas kejutan yang akan diberikan.

Intensitas rasa sakit itu akan meningkat secara bertahap.

Relawan yang akan mencoba alat ini diminta untuk berbaring dan dimulailah simulasinya.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas