Apakah AS akan menarik diri dari kesepakatan iklim Paris?
Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa minggu ini, dia akan mengumumkan apakah akan menarik diri dari kesepakatan Paris soal perubahan iklim.
Penarikan diri dari kesepakatan Paris akan membuat Trump tak populer bukan hanya dengan sekutunya di luar negeri, tapi juga dengan aktivis di dalam negeri.
Sikap Trump terhadap perubahan iklim adalah salah satu hambatan utama dalam pertemuan tingkat tinggi di Sisilia - pertama kalinya dia bertemu dengan sesama pemimpin negara G7 dalam satu kelompok.
- Perubahan iklim bisa 'picu kerugian' hingga 13% PDB Indonesia
- Trump menyerang media pada 'kampanye' 100 harinya
Posisi tersebut membuat Trump terisolasi, dan keraguan Trump untuk menegaskan komitmennya jelas-jelas menggangu Kanselir Jerman Angela Merkel yang mengatakan pada wartawan, "Keseluruhan diskusi tentang iklim ini sangat sulit, jika tidak bisa dibilang sangat tidak memuaskan."
Apa dampaknya?
Ada kekhawatiran bahwa AS akan menarik diri dan negara lain yang lebih kecil juga akan mengikuti langkah AS tersebut.
Namun jika tidak, AS sudah memiliki jejak karbon yang sangat besar, dan artinya dampak dari kesepakatan tersebut akan berkurang secara signifikan.
Apapun yang dipilih AS, Uni Eropa, India dan Cina mengatakan mereka tetap akan dengan kesepakatan yang dibuat di Paris tersebut.
Dan terlebih lagi, sebagian dari warga negara AS pun sudah mengabaikan skeptisisme Trump.
Baca tanpa iklan