Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Menlu Retno: Indonesia Siap Bantu Tengahi Krisis Diplomatik Qatar dan 7 Negara Arab

Menlu RI mengharapkan negara negara yang secara langsung terlibat dalam situasi ini, mengedepankan dialog dan rekonsiliasi

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Menlu Retno: Indonesia Siap Bantu Tengahi Krisis Diplomatik Qatar dan 7 Negara Arab
TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah Indonesia siap berkontribusi menyelesaikan krisis diplomasi antara Qatar dan tujuh negara yang tergabung dengan koalisi Arab.

Demikian disampaikan Menlu RI Retno Marsudi setelah melakukan komunikasi via telepon, antara lain dengan Menlu Arab Saudi, Qatar, Kuwait, Turki dan Iran sebelum menuju ke Jakarta via Doha, Qatar, seperti dirilis Kementerian Luar Negeri, Rabu (7/7/2017).

"Saya membahas dengan para menlu Timur Tengah mengenai perkembangan kawasan dan menyampaikan pandangan serta kesiapan Indonesia untuk berkontribusi," ujar Menlu Retno.

Setelah mendapatkan pandangan para Menlu Timur Tengah mengenai situasi kawasan, dalam komunikasi tersebut Menlu RI menyampaikan keprihatinan Indonesia mengenai perkembangan situasi di kawasan.

Lebih lanjut, Menlu RI menekankan pentingnya agar negara-negara di Timur Tengah menahan diri dan mengambil langkah untuk mengurangi ketegangan.

Menlu RI mengharapkan negara negara yang secara langsung terlibat dalam situasi ini, mengedepankan dialog dan rekonsiliasi untuk menyelesaikan masalah.

Rekomendasi Untuk Anda

Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, Mesir, dan Yaman, Libya, Maladewa, dan Maruritania, pada Senin dan Selasa kemarin memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar, rekan mereka di Dewan Kerja Sama Teluk (GCC).

Sedangkan Jordania tidak melakukan pemutusan total hubungan diplomatiknya, tetapi tetap menegaskan dirinya untuk mengurangi relasi dengan Qatar serta menutup kantor perwakilan Al Jazeera di Amman.

Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad al-Thani menunda rencana pidato di Al Jazeera atas permintaan Emir Kuwait menurut keterangan Menteri Luar Negeri Qatar.

Sheikh Sabah mendesak timpalannya dari Qatar untuk menahan diri dan "memberi kesempatan bagi upaya-upaya untuk meredakan ketegangan antar saudara" menurut laporan KUNA.

Kuwait, yang juga merupakan anggota GCC, tidak ikut memutus hubungan dengan Qatar.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas