Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Seberapa Berat Hukuman Bagi Para Pengutil di Jepang?

Yang pasti Ito tidak percaya kalau ada yang mengatakan bahwa mambiki itu adalah suatu penyakit.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Seberapa Berat Hukuman Bagi Para Pengutil di Jepang?
Richard Susilo
Profesional Anti Mambiki Jepang, G-man, Yuu Ito, kelahiran Tokyo 1 April 1971 sedang menjelaskan suatu pencurian kepada Tribunnews.com 

Pola berputar-putar juga jadi salah satu karakter orang yang melakukan mambiki. Mencari tahu dulu ada tidaknya orang yang mengamati dia. Demikian pula mata yang celingak celinguk ke kanan dan ke kiri memperhatikan orang lain jelas sudah aneh dan perlu diperhatikan.

Upaya menyembunyikan barang yang dicurinya juga dengan membawa kotak besar seperti kardus sehingga tak kelihatan kalau mencuri memasukkan barang kecil ke tas pribadinya.

"Upaya menghalangi perbuatannya pasti dilakukan. Olehkarena itu baik mungkin kalau bagian kasir atau pengamat letaknya agak tinggi dari tempat belanjaan sehingga bisa lebih mudah mengawasi semua tamu yang berbelanja di berbagai sisi di samping bantuan CCTV juga.

Namun CCTV menurutnya masih banyak keterbatasan sehingga dibutuhkan G-man supaya bisa langsung ke lapangan melihat hal-hal lebih detil yang dicurigai terhadap berbagai orang yang mau melakukan mambiki.

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas