Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Mengerikannya 'Kereta Hantu’ dan ‘Rudal Nuklir Setan' Rusia

Rudal nuklir setan yang beratnya 100 ton itu dilukiskan oleh Putin mampu menghapus New York atau London dalam sekejap mata.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Mengerikannya 'Kereta Hantu’ dan ‘Rudal Nuklir Setan' Rusia
Peluncuran rudal Satan-2 dari kereta api (dailymail.co.uk ) 

TRIBUNNEWS.COM - Meskipun Perang Dingin telah berakhir dan ditandai dengan pengurangan persenjataan nuklir oleh negara-negara Blok Barat dan Blok Timur, senjata pemusnah massal itu ternyata tetap diproduksi.

Rusia yang ketika Perang Dingin berakhir merupakan pihak yang dikalahkan karena banyak kehilangan sejumlah negara bagian rupanya tidak terima.

Rusia bahkan tetap ingin mewujudkan dirinya sebagai negara Uni Soviet yang pernah berjaya.

Kejayaan Uni Soviet sebelum bubar adalah pada kepemilikan persenjataan nuklir dalam jumlah besar.

Tapi jumlah senjata paling mematikan itu menurun drastis ketika Uni Soviet bubar di era kepemimpinan Presiden Mikhail Gorbachev (1988-1991).

Tapi di era kepemimpinan Presiden Vladimir Putin, tampaknya permusuhan antara Rusia dan negara-negara Blok Barat yang dimotori AS kambuh lagi.

Meskipun saat ini sebagai mantan negara Blok Timur, Rusia nyaris sendirian ternyata tidak membuat Presiden Putin gentar menghadapi ancaman militer dari Blok Barat.

Rekomendasi Untuk Anda

Demi menyiapkan diri untuk menghadapi ancaman serangan AS dan sekutunya, Rusia saat ini secara diam-diam telah memiliki rudal nuklir jarak jauh (ICBM) Satan-2 yang jarak tembaknya mampu menjangkau daratan AS.

Rudal nuklir setan yang beratnya 100 ton itu dilukiskan oleh Putin mampu menghapus New York atau London dalam sekejap mata.

Bahkan jika terjadi perang nuklir antara Rusia dan AS, Putin memastikan tidak akan ada mahluk di dunia ini yang selamat.
Semuanya musnah alias kiamat.

Menurut Kementerian Pertahanan Rusia seperti dikutip kantor berita Rusia, Pravda, rudal-rudal nuklir Satan-2 telah diproduksi sejak tahun 2009 di komplek rahasia Barguzin.

Sebagai rudal nuklir sangat mematikan ketika diluncurkan, Satan-2 tidak menggunakan kendaraan tempur seperti truk raksasa atau tank.

Tetapi menggunakan kereta api yang memiliki teknologi siluman sehingga mendapat julukan kereta api hantu.

Kereta api hantu itu bisa menempuh perjalanan sejauh 2.400 km setiap harinya.

Sehingga, bisa menyerang negara-negara Eropa tanpa diketahui posisinya oleh satelit pengintai.

Sumber: Intisari
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas