Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dalam 1,5 Jam, Lima Serangan Pakai Cairan Asam Terjadi di London

Sebanyak lima serangan menggunakan cairan asam terjadi di London, Inggris, dalam waktu 1,5 jam saja.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Ruth Vania C
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Dalam 1,5 Jam, Lima Serangan Pakai Cairan Asam Terjadi di London
ABC News/AP/Sarah Cobboid
Sebanyak lima serangan menggunakan cairan asam terjadi di London, Inggris, dalam waktu 1,5 jam saja. 

TRIBUNNEWS.COM, LONDON - Sebanyak lima serangan menggunakan cairan asam terjadi di London, Inggris, dalam waktu 1,5 jam saja.

Serangkaian serangan tersebut terjadi Kamis (13/7/2017) waktu setempat, di sebelah timur London.

Kepolisian Metropolitan London menerima laporan adanya empat serangan cairan asam di daerah Hackney dan sisanya di daerah Islington.

Insiden tersebut mencederai lima orang yang seorang di antaranya mengalami cedera parah pada bagian wajah, dan semuanya telah mendapat perawatan rumah sakit.

Sebanyak lima orang telah ditangkap di beberapa wilayah di London atas kejadian tersebut.

Beberapa di antaranya adalah dua remaja berusia 15 tahun dan 16 tahun, yang ditangkap lantaran dituduh telah membahayakan tubuh orang lain dan mengupayakan aksi perampokan.

Menurut kepolisian, satu dari dua remaja tersebut memang dilaporkan sempat mencuri sepeda motor korbannya yang telah disiramkan cairan asam.

Rekomendasi Untuk Anda

Kepolisian meminta saksi mata atau masyarakat setempat membantu penyelidikan kasus ini dengan menyerahkan informasi apapun terkait itu.

"Ini merupakan penyelidikan yang bergerak cepat dan kami sudah menangkap dua orang hari ini," ucap Kepala Inspektur Kepolisian Metropolitan wilayah Hackney, Ben Clark, Jumat (14/7/2017).

"Namun, saya meminta publik untuk membantu kami. Serangan-serangan ini terjadi di lokasi-lokasi sibuk dan kami tahu pasti ada saja saksi mata yang belum menghubungi kami," katanya lagi.

Ben mengatakan lima korban serangan ini semuanya sedang mengendarai motor saat diserang, tapi datang dari latar belakang yang berbeda. (ABC News/Aljazeera)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas