Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ngeri, Dokter Ini 9 Tahun Tiduri Jasad 'Gundik' Cantiknya

Betapa tidak, cintanya dan obsesinya pada seorang gadis membuatnya melakukan hal gila yang begitu menjijikan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Ngeri, Dokter Ini 9 Tahun Tiduri Jasad 'Gundik' Cantiknya
Dr Carl Tanzler dan Elana 

TRIBUNNEWS.COM -- Cinta dan obsesi sepertinya ada pada diri pria ini.

Betapa tidak, cintanya dan obsesinya pada seorang gadis membuatnya melakukan hal gila yang begitu menjijikan.

Ini merupakan kisah nyata yang terjadi pada tahun 1931, seorang dokter yang begitu disegani ternyata jatuh cinta dengan mayat gadis cantik.

Namanya Carl Tanzler von Cosel yang merupakan ahli mikrobiologi dan bakteriologi di sebuah Rumah Sakit Marinir Amerika Serikat di Key West, Florida.

Begini rupa mayat Elena yang 'mendampingi' dokter Carl selama 9 tahun
Begini rupa mayat Elena yang 'mendampingi' dokter Carl selama 9 tahun ()

Ia merupakan ahli radiologi yang cukup terkenal saat itu.

Dilahirkan di Dresden, Jerman Carl Tanzler ia tumbuh menjadi sebagai anak yang cukup cerdas dan bisa diandalkan dengan banyak kemampuan.

Bahkan ketika perang dunia l, Carl turut membantu dengan berada ditempatkan di kamp konsentrasi dengan banyak perwira yang bertugas di India dan China pada saat itu.

Rekomendasi Untuk Anda

Setelah perang, ia kembali ke Jerman di mana ia tinggal dengan ibunya selama tiga tahun.

Ia mulai membuka praktek dokter dengan ilmu yang ia miliki saat bekerja di rumah sakit dan saat perang.

Ditahun 1920 ia menikah dan memiliki dua anak perempuan, tapi sayang anaknya yang lebih muda meninggal diusia 10 tahun.

Kemudian ia pindah ke Havana, Kuba dan ia mulai masuk ke Amerika.

Di rumah sakit Kuba, awal kisah Carl sesungguhnya dimulai.

Ia merawat seorang wanita cantik bernama Elena Milagro Helen yang begitu cantik bagi Carl dan ia mulai jatuh cinta dan terobsesi dengan wanita tersebut.


Carl begitu ingin Helen sembuh, hingga ia melakukan apa saja untuk menyelamatkan hidupnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas