Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

PSK Tepergok Manfaakan Belut Supaya Tetap Perawan, Caranya Menjijikkan

Jaringan ini beroperasi menjebak beberapa pria dengan menawarkan sejumlah gadis yang masih 'perawan'.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Rendy Sadikin
zoom-in PSK Tepergok Manfaakan Belut Supaya Tetap Perawan, Caranya Menjijikkan
Intisari
Para PSK di China Gunakan Darah Belut untuk dianggap tetap perawan 

TRIBUNNEWS.COM - Kepolisian China belum lama ini berhasil membongkar sebuah jaringan prostitusi di Xuzhou, provinsi Jiangsu.

Jaringan ini beroperasi menjebak beberapa pria dengan menawarkan sejumlah gadis yang disebut masih perawan.

Mereka mencari uang untuk biaya pengobatan ibu mereka yang sakit.

Baca: Ijin Cari Rokok, Pria Ini Kepincut PSK Seksi di Jalan, Ini yang Terjadi Selanjutnya

Menurut situs berita China News, jaringan ini mencari pelanggan dengan menggunakan pesan singkat telepon genggam atau lewat aplikasi WeChat, QQ, dan MoMo.

Lewat berbagai saluran itu, jaringan ini mengunggah pesan dari beberapa gadis 'perawan' yang mencari sejumlah uang untuk biaya pengobatan ibu mereka yang sakit di desa.

Ilustrasi pencabulan
Ilustrasi pencabulan (World of Buzz)

Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat, seorang polisi melakukan penyamaran dan berhasil menjalin kontak dengan seorang PSK bernama Liu lewat aplikasi WeChat.

Rekomendasi Untuk Anda

Saat keduanya bertemu, polisi langsung menahan Liu.

Baca: Geger Rekaman Driver Taksi Online Terima Layanan Seks dari PSK di Depan Penumpang

Di hadapan polisi, perempuan kelahiran 1990-an itu mengatakan bahwa dia diperkenalkan dengan jaringan ini oleh seorang teman dari kampung halamannya di Chongqing.

Liu menambahkan, setidaknya terdapat 10 orang asal Chongqing yang terlibat dalam operasi penipuan itu.

Tak hanya menangkap Liu, polisi juga menahan tersangka pemimpin jaringan ini, Zhang, dan belasan orang lainnya.

Seorang perwira polisi, Hao Pengfei, mengatakan bahwa jaringan penipu dan prostitusi ini beroperasi di berbagai kota di China, termasuk Chongqing, Zhengzhou, Lainyungan, dan Shanghai.

Baca: PSK Terjaring Razia: Bayarnya Murah kok Mas Cuma Rp 50 Ribu

"Jaringan ini sangat terorganisasi dengan baik, dan tiap anggota memiliki tanggung jawab spesifik. Saat mereka berada di lokasi baru, maka pemimpin jaringan akan membeli data personal secara ilegal," kata Pengfei.

Sumber: Intisari
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas