Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kenalan di FB, Berhubungan Seks, Minta Nikah, Lalu Larikan "Mas Kawin"

Perempuan itu melarikan uangnya, empat hari setelah resepsi pernikahan yang digelar di sebuah resor di Provinsi Prachuap Khiri Khan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Kenalan di FB, Berhubungan Seks, Minta Nikah, Lalu Larikan
FACEBOOK via COCONUTS
Jariyaporn Nammon Buayai 

TRIBUNNEWS.COM, BANGKOK - Polisi memburu seorang wanita Thailand yang dituduh menikahi setidaknya delapan orang, sebelum melarikan diri dengan tumpukan uang dan emas kawin.

Nilai uang yang dilarikan perempuan itu mencapai 6.000-15.000 dollar AS atau kira-kira Rp 80 juta - Rp 200 juta per pernikahan.

Salah satu korban, Prasarn Tiamyam (32) melaporkan peristiwa yang dialaminya itu kepada Divisi Penindakan Kejahatan di Kepolisian Kota Bangkok, Thailand, Selasa (5/9/2017).

Dia melaporkan "mantan istrinya" yang bernama Jariyaporn "Nammon" Buayai (32), karena merasa ditipu hingga senilai Rp 80 juta.

Baca: Tentara Myanmar Sengaja Pasang Ranjau di Perbatasan Bangladesh untuk Ciderai Pengungsi Rohingya

Menurut Prasarn, perempuan itu melarikan uangnya, empat hari setelah resepsi pernikahan yang digelar di sebuah resor di Provinsi Prachuap Khiri Khan.

Prasarn yang kini telah menikah lagi, memutuskan untuk mengadu ke polisi setelah menyadari bahwa kasus yang dialaminya adalah sebuah penipuan.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebelumnya, kabar dan peringatan mengenai modus penipuan lewat pernikahan ini telah menyebar luas di media sosial di Thailand.

Berbicara kepada Amarin TV, Prasarn mengatakan, dia mengenal Nammon di Facebook pada bulan Februari 2015.

Setelah sembilan bulan berkenalan, Prasarn setuju untuk menikahi, karena perempuan itu mengaku hamil.

Baca: Selain Nadine, Hamish Daud Pernah Dekat dengan Aktris Amerika Ini?

Prasarn mengatakan, selama hubungan mereka, Nammon tak pernah mengijinkannya untuk bertemu dengan orangtua sang istri.

Tak lama setelah menikah, Nammon mengaku harus menyelesaikan urusan bisnis buah di Provinsi Nong Khai. Dia pun pergi.

Segera setelah itu, Prasarn tidak bisa lagi menghubungi istrinya.

Sebagai gantinya, dia mendapat telepon dari seorang wanita yang mengaku sebagai keponakan Nammon.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas