Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Bertindak Atas Nama ISIS, Pelaku Teror New York Tak Sesali Perbuatannya

Detail mengejutkan ini muncul setelah sejumlah agen federal memeriksa Saipov yang saat ini terbaring di rumah sakit di Manhattan, New York.

Bertindak Atas Nama ISIS, Pelaku Teror New York Tak Sesali Perbuatannya
St Charles County Police Department/AFP
Sayfullo Saipov pelaku teror truk di New York yang menewaskan delapan orang. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Pelaku teror truk New York, Sayfullo Saipov mengaku tidak menyesali perbuatannya.

Saipov menuturkan dia bertindak atas nama ISIS.

Detail mengejutkan ini muncul setelah sejumlah agen federal memeriksa Saipov yang saat ini terbaring di rumah sakit di Manhattan, New York.

"Saipov meminta bendera ISIS dipasang di kamar perawatannya dan dia mengaku tak menyesali perbuatannya," demikian isi dokumen dakwaan itu.

Baca: Said Iqbal: Ternyata Ahok Jauh Lebih Berani dan Ksatria Putuskan UMP Ketimbang Anies-Sandi

Saipov terluka di bagian perut akibat tembakan polisi setelah berusaha melarikan diri usai menabrak para pejalan kaki dan pesepeda.

Saipov mengaku merencanakan serangan itu sejak setahun lalu sebelum memutuskan untuk menggunakan truk dua bulan lalu.

Dia memilih menggunakan truk agar bisa membunuh sebanyak-banyaknya warga New York yang sedang merayakan Halloween.

Jaksa penuntut mengatakan, Saipov sudah menyatakan tidak akan menggunakan hak-hak hukumnya dan mengakui dia beraksi untuk ISIS.

Baca: Ini 5 Fakta Penangkapan Penyebar Meme Setya Novanto, Motif Sampai Ancaman Hukuman

Aksi Saipov itu menewaskan delapan orang, lima orang di antaranya adalah lima pria Argentina yang merayakan 30 tahun persabahatan mereka.

Korban lainnya adalah perempuan Belgia berusia 31 tahun, serta dua pria Amerika asal New York dan New Jersey.

Dari 12 orang yang terluka, empat di antaranya dalam kondisi kritis akibat serangan paling mematikan di New York sejak tragedi 11 September 2001. (ERVAN HARDOKO)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Pelaku Teror Truk New York Tak Menyesali Perbuatannya

Editor: Ferdinand Waskita
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas