Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Keluarga Panik Hewan Peliharaan Hilang, Ternyata Ada di Tangan Pemakan Anjing, Cara Bakarnya Sadis!

Mengkonsumi anjing bukanlah hal yang lumrah bahkan bisa membuat kita mengerutkan kening. Tentu saja, masyarakat tidak nyaman jika manusia harus memak

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Tiara Shelavie
zoom-in Keluarga Panik Hewan Peliharaan Hilang, Ternyata Ada di Tangan Pemakan Anjing, Cara Bakarnya Sadis!
Tribunnews/kolase
anjing dibakar 

TRIBUNNEWS.COM - Mengkonsumi anjing bukanlah hal yang lumrah bahkan bisa membuat kita mengerutkan kening.

Tentu saja, masyarakat tidak nyaman jika manusia harus memakan "sahabat baik" nya.

Namun, memang ada beberapa golongan orang yang tak keberatan mengkonsumsi daging anjing.

(Baca juga: Lina Novita - 5 Fakta Gadis Cantik Si Legal Corporate Hotel Alexis)

Tetapi, orang-orang biasa pasti akan langsung menganggap hal itu mengerikan, terutama jika mengetahui bagaimana daging anjing-anjing itu disajikan.

Seperti yang Tribunnews lansir dari elitereaders.com, anjing milik keluarga asal Tiongkok tiba-tiba hilang.

Ternyata, anjing tersebut sudah berada di tempat penampungan toko daging anjing ilegal dan hampir sja dipanggang.

Rekomendasi Untuk Anda

Baca: Viral Foto Bayi dengan Kuku Tajam Seperti Cakar, Para Orang Tua Langsung Marah!

Anjing dibakar dengan obor las
Anjing dibakar dengan obor las (PETA)

Para pekerja tersebut terlihat akan memanggang anjing-anjing di sana menggunakan obor las.

China Animal Health Inspection menerima panggilan dari para pecinta hewan serta pemilik anjing di Changsa yang hewannya dikabarkan hilang.

Penggrebekan toko illegal itu dilakukan di pasar Mawangdui, Changsa, Provinsi Hunan pada 30 Oktober lalu.

Baca: TKW Ini Iseng Coba Baju Pengantin Majikan, tapi Tak Sengaja Rusak! Ini Akibat yang Harus Ditanggung

Anjing dibakar dengan obor las
Anjing dibakar dengan obor las (PETA)

Jaing Fan, relawan dari China Small Animal Protection Association berkata:

"Beberapa anggota dan beberapa pemilik hewan peliharaan datang untuk menyelamatkan anjing-anjing mareka.

Beberapa dari anjing itu masih memakai kalungnya."

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas