Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Gara-gara Duduk di Keranjang Belanja, Balita Ini Alami Penyakit Mengerikan!

Seorang ibu mengalami penyesalan seumur hidup karena mendudukkan balitanya di keranjang belanja.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Tinwarotul Fatonah
zoom-in Gara-gara Duduk di Keranjang Belanja, Balita Ini Alami Penyakit Mengerikan!
WittyFeed
Balita menderita meningitis 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang ibu mengalami penyesalan seumur hidup karena mendudukkan balitanya di keranjang belanja.

Kejadian ini terjadi di supermarket Gold Coast, Helensvale, Queensland di Australia 6 bulan lalu seperti yang dikabarkan WittyFeed.com.

Balita yang masih berusia 10 bulan ini dengan sengaja didudukkan oleh orangtuanya di keranjang belanjaan.

Si ibu mengira bayinya akan aman di kursi keranjang belanja itu. Tapi dia salah.

Baca: Tiga Busana Nyentrik Nindy Ayunda yang Sukses Menyita Perhatian

Kebiasaan yang terlihat tidak membahayakan ini, bahkan banyak dilakukan oleh orangtua saat membawa anaknya belanja.

Ternyata membuat Logan, nama balita itu terkena meningitis.

Balita menderita meningitis.
Balita menderita meningitis. (Wittyfeed)
Rekomendasi Untuk Anda

Vivienne Wardrop, ibu balita itu menceritakan sepulang dari belanja, tepatnya 23 jam setelah Logan duduk di kursi belanja di supermarket lokal, dia menderita diare dan demam 103 derajat.

Dia mengeluhkan dehidrasi bahkan setelah dirawat oleh dokter anak.

Awalnya tidak terungkap apa penyakit yang diderita Logan.

Pun balita itu, dibawa ke rumah sakit dan ternyata menderita meningitis.

Balita menderita meningitis
Balita menderita meningitis (Wittyfeed)

Selama 10 hari di rumah sakit, balita itu menjalani pengobatan meningitis, rotavirus, salmonella, dan adenovirus.

Kini Logan pun sedang pemulihan setelah mengalami penyakit yang menyeramkan akibat hal sepele.

Dijelaskan dokter, bayi mengalami meningitis lebih mudah daripada orang dewasa.

Meningitis sering ditandai dengan demam, kekakuan dan kurang nafsu makan.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas