Perjuangan Hidup Seorang Anak Perempuan yang Jantungnya Berada di Luar Dada
Inilah yang dialami oleh Virsaviya Borun, anak perempuan berusia 8 tahun yang mengalami kondisi langka dengan jantung berada di luar tulang dadanya.
Editor:
Hasanudin Aco
"Usus dan organ perut penderita kelainan ini juga dapat menonjol sebagian di luar tubuh mereka melalui pusar," kata NORD.
Pentalogy of cantrell sendiri merupakan penyakit yang sangat langka. NORD menyebutkan bahwa kelainan ini hanya terjadi pada 5 orang per satu juta kelahiran.
Dalam sebuah penilitan pada 2008, para ilmuwan menemukan bahwa bayi yang lahir dengan kondisi ini sering tidak bertahan lama.
Penelitian 2008 itu melibatkan 58 bayi dengan kelainan tersebut. 37 bayi (64 persen) yang menderita kelainan ini meninggal beberapa hari setelah dilahirkan.
"Dalam banyak kasus, kondisinya fatal tanpa operasi yang bisa memperbaiki cacat lahir ini," kata NORD.
Virsaviya sebenarnya berasal dari Rusia, tetapi saat ini dia dan ibunya tinggal di Florida setelah seorang dokter dari Rumah Sakit Anak Boston bersedia merawatnya.
Sayangnya, operasi untuk Virsaviya urung dilakukan karena gadis cilik ini juga menderita tekanan darah tinggi di arteri pulmonalisnya (pembuluh yang membawa darah dari jantung ke paru-paru, red).
Penulis: Resa Eka Ayu Sartika
Sumber: Livescience
Berita ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Kisah Nyata Virsaviya, Anak Perempuan dengan Jantung di Luar Dada