Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ngeri! Pelajar Akademi Militer Meninggal, Tapi Otak, Jantung, dan Organ Tidak Ada

Sungguh menyedihkan ketika orang muda dengan begitu banyak potensi secara tragis meninggal dunia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in Ngeri! Pelajar Akademi Militer Meninggal, Tapi Otak, Jantung, dan Organ Tidak Ada
Khaosod English & Coconuts
Ada beberapa organ tubuhnya yang hilang | 

Laporan Wartawan Grid.ID, Hyashinta

TRIBUNNEWS.COM - Sungguh menyedihkan ketika orang muda dengan begitu banyak potensi secara tragis meninggal dunia.

Apalagi jika dia meninggal dalam kondisi yang aneh nan misterius.

Dilansir Grid.ID dari World of Buzz, Pakapong Tanyakan (18) yang merupakan seorang pelajar tahun pertama di sebuah akademi militer di Thailand, tiba-tiba meninggal pada tanggal 17 Oktober.

Kematiannya menimbulkan banyak kecurigaan dari keluarganya.

Keluarga hanya dikirim sertifikat kematian dari akademi tersebut yang menyatakan anaknya meninggalkan karena gagal jantung mendadak.

Tidak puas dengan berita itu, orang tua Pakapong akhirnya punya rencana lain.

Rekomendasi Untuk Anda

Ketika jenazah dibawa ke rumah sakit untuk upacara pemakaman, sang ayah mengatakan pada sebuah konferensi pers bahwa dia diam-diam membawa mayat itu ke rumah sakit swasta sebelum kremasi pada tanggal 24 Oktober.

Selama autopsi, ditemukan bahwa tubuh Pakapong kehilangan otak, jantung, perut dan kandung kemihnya.

Menurut media Khaosod English, kakak perempuan Pakapong, Suphitcha Tanyakan menggambarkan satu hal yang mengganggu yang mereka temukan selama autopsi

"Ternyata, saat mereka membuka tengkoraknya, hanya ada kertas tisu untuk menyerap darahnya," seperti dikutip dari  Khaosod English.

Dokter itu juga menemukan luka dalam di sisi kanan perutnya, bersamaan dengan tulang rusuk keempat yang patah.

Selain itu, jenazahnya juga rusak.

Dokter yang melakukan autopsi mengatakan luka kemungkinan besar disebabkan oleh pukulan yang parah.

Tulang rusuk yang patah tidak mungkin dilakukan karena CPR.

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas