Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
BBC

Para ilmuwan dan akhir legenda Yeti, makhluk misterius penghuni Himalaya

Tahun 1832 sebuah jurnal menerbitkan laporan seorang penjelajah Inggris tentang seekor makhluk yang penuh bulu panjang dan gelap yang dilihatnya

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Tahun 1832 sebuah jurnal menerbitkan laporan seorang penjelajah Inggris tentang seekor makhluk yang penuh bulu panjang dan gelap yang dilihatnya di Himalaya. Lalu legenda pun berkembang tentang mahluk misterius yang kemudian dijuluki Yeti.

Kini para ilmuwan memastikan bahwa mereka telah membuktikan, sekali dan untuk selamanya, bahwa Yeti, makhluk yang menyerupai seekor kera di Himalaya itu, tidak pernah ada.

Jadi jika Anda merencanakan perjalanan ke Nepal dan berupaya untuk menemukan makhluk salju yang mengerikan itu, Anda mungkin harus mengkaji ulang rencana liburan Anda.

Banyak orang mengira Yeti adalah makhluk primata dari jaman prasejarah itu mendiami belantara salju Himalaya di benua Asia.

Namun sebuah kajian baru menyimpulkan bahwa semua bukti fisik menunjukkan Yeti ini berasal dari jenis hewan beruang.

Profesor Denmark Dr Charlotte Lindqvist adalah pakar yang bertanggung jawab dalam menyudahi mitos berabad-abad yang diwariskan dari generasi ke generasi di Nepal.

"Temuan kami mengukuhkan bahwa dasar-dasar biologis legenda Yeti dapat ditemukan dalam beruang-beruang setempat," kata Charlotte, dari University of Buffalo, New York.

Rekomendasi Untuk Anda

Charlotte dan timnya melihat sembilan sampel bukti Yeti yang bersejarah yang dikumpulkan oleh seorang kru yang membuat film tentang makhluk itu.

Himalaya
Getty Images
Beberapa kalangan meyakini masih ada makhluk primata langka yang belum ditemukan di pegunungan Himalaya.

Tapi sayangnya (untuk para pembuat film) tes DNA membuktikan bahwa yang mereka temukan adalah sisa-sisa jasad beruang tua yang mati, yang membuat penampakan Yeti selama lebih dari satu abad ini jadi meragukan.

Orang-orang Inggris waktu itu melihat makhluk yang menyerupai kera berkeliaran di hamparan salju.

Beruang
Getty Images
Para pakar mengungkapkan semua bukti yang ditemukan dalam sosok Yeti merujuk pada spesies beruang.

Catatan resmi pertama tentang sesuatu yang luar biasa mengemuka pada tahun 1832, ketika Journal of the Asiatic Society of Bengal menerbitkan sebuah laporan dari seorang penjelajah Inggris yaitu B. H. Hodgson.

Ia mengatakan melihat seekor makhluk yang penuh bulu panjang dan gelap yang menurutnya adalah seekor orangutan.

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 1/2
BBC
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas