Ozil dan Gundogan bertemu Presiden Jerman setelah dikritik berfoto dengan Erdogan
Dua pemain Jerman asal Turki telah bertemu Presiden Frank-Walter Steinmeier setelah dikritik berfoto dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.
Polisi Turki telah menangkap lebih dari 50.000 orang yang dituduh terkait jaringan yang dipimpin ulama Fethullah Gulen yang berbasis di AS atau separatis Kurdi.
Di antara mereka adalah para aktivis oposisi, wartawan, guru, pengacara dan pegawai negeri.
Erdogan juga membersihkan militer, polisi dan pengadilan dari orang-orang yang dicurigai telribat upaya kudeta itu. Mereka juga mengadili banyak pejabat yang dianggap terlibat.
Ozil: Apakah saya tidak boleh bersikap sopan?
Bagaimanapun, setelah dikritik akibat pertemuannya dengan Presiden Turki Erdogan, pada pekan lalu, Gundogan, Ozil dan pemain keturunan Turki lainnya, Cenk Tosun, membela diri.
Menurutnya, mereka bertemu Erdogan di sela-sela acara yang digelar yayasan Turki yang membantu mahasiswa Turki di luar negeri.
"Apakah kita tidak boleh bersikap sopan kepada presiden Turki, yang merupakan kampung halaman keluarga kita?" Ozil bertanya.
Baca tanpa iklan