Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●
BBC

Presiden Trump batalkan pertemuan puncak dengan pemimpin Korea Utara

Presiden Donald Trump membatalkan rencana pertemuan puncak dengan pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, yang sedianya digelar di Singapura pada

Tribun X Baca tanpa iklan

Presiden Donald Trump membatalkan rencana pertemuan puncak dengan pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, yang sedianya digelar di Singapura pada 12 Juni 2018.

Pembatalan tersebut disampaikan Presiden Trump melalui surat tertanggal 24 Mei yang ditujukan langsung kepada Kim Jong-un.

"Saya sebenarnya ingin sekali bertemu dengan Anda ... sayangnya, melihat kemarahan besar dan sikap permusuhan yang ditunjukkan pihak Anda dalam beberapa waktu terakhir, saya merasa tidak pas rasanya jika tetap menyelenggarakan pertemuan tersebut," kata Presiden Trump.

"Demi kebaikan bersama, pertemuan di Singapura tidak jadi digelar," kata Trump.

Dalam surat ini, Presiden Trump juga menulis bahwa kemampuan nuklir Amerika jauh lebih dahsyat dibandingkan dengan nuklir Korea Utara dan dirinya berdoa semoga ia tidak pernah menggunakan senjata nuklir ini.

Meski demikian, Presiden Trump tetap membuka pintu kemungkinan digelarnya pertemuan dengan Kim Jong-un di masa depan.

"Jika Anda berubah pikiran, kirim surat atau telepon saya," kata Trump.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia menulis dunia, terutama Korea Utara, sangat dirugikan dengan batalnya pertemuan puncak.

"Ini adalah momen yang menyedihkan dalam sejarah dunia," katanya.

Beberapa jam sebelumnya, pejabat Korea Utara, Choe Son-hui, menyebut pernyataan Wakil Presiden AS Mike Pence 'bodoh dan dungu'.

Komentar ini disampaikan setelah Pence mengatakan Korea Utara bisa bernasib seperti Libya.

javascript:void(0)

Pemimpin Libya Muammar Gaddafi tewas di tangan pemberontak pada 2011 setelah meninggalkan program nuklir pada 2003.

Choe, yang terlibat dalam kontak diplomatik dengan Amerika dalam 10 tahun terakhir, mengatakan Korea Utara 'tidak akan mengemis agar digelar dialog' dan memperingatkan akan ada 'pertikaian nuklir jika jalan diplomasi gagal'.

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 1/2
BBC
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas