Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Putri Ayako, Keluarga Kekaisaran Jepang Menikahi Warga Biasa, Rela Kehilangan Status Bangsawan

Putri Ayako, keponakan Kaisar Akihito, akan menikahi seorang warga biasa pada Oktober mendatang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Suut Amdani
zoom-in Putri Ayako, Keluarga Kekaisaran Jepang Menikahi Warga Biasa, Rela Kehilangan Status Bangsawan
Kolase Tribunnews
Putri Ayako 

TRIBUNNEWS.COM - Putri Ayako, keponakan Kaisar Akihito, akan menikahi seorang warga biasa pada Oktober mendatang.

Demikian diumumkan Badan Rumah Tangga Istana, Selasa (26/6/2018).

Ayako adalah putri bungsu mendiang Pangeran Takamodo dan Putri Hisako.

Dia akan menikah dengan Kei Moriya (32), pekerja di perusakaan perkapalan Nippon Yusen KK.

Ayako dan Kei perama kali bertemu pada Desember tahun lalu.

Kantor berita Kyodo mengabarkan, Putri Hisako yang mengenal ayah Kei Moriya selama 40 tahun memperkenalkan pria tersebut kepada Ayako.

Putri Hisako berharap, dengan mengenal Moriya maka minat Putri Ayako untuk terlibat dalam aktivitas sosial demi kesejahteraan dunia bisa tumbuh.

Rekomendasi Untuk Anda

Moriya adalah anggota dewan organisasi nirlaba yang membantu akses pendidikan untuk anak-anak di negara-negara berkembang.

Pihak Istana menyebut, pasangan ini akan bertunangan pada 12 Agustus mendatang.

Sedangkan upacara pernikahan akan digelar di Kuil Meiji, Tokyo pada 29 Oktober.

Di bawah undang-undang kekaisaran, Ayako akan kehilangan status bangsawannya karena menikahi seorang warga biasa.

Tahun lalu, pihak istana mengumumkan rencana pertunangan Putri Mako, cucu tertua Kaisar Akihito, dengan Kei Komuro juga seorang warga biasa.

Namun, pertunangan itu kemudian ditunda hingga 2020 karena pasangan ini membutuhkan waktu untuk mempersiapkan kehidupan pernikahan.

Setelah Putri Ayako dan Mako menikah, maka jumlah anggota keluarga kekaisaran tinggal 17 orang dengan 12 di antaranya perempuan.

Pada April 2017, sebuah panel pemerintah memberikan peringatan terkait menurunnya jumlah pria penerus tahta Kekaisaran Jepang.

Di bawah undang-undang saat ini, hanya pria yang bisa menduduki jabatan kaisar.

Menurut harian The Japan Times, kini satu-satunya pria anggota keluarga kekaisaran yang belum menikah adalah Pangeran Hisahito yang berusia 11 tahun. (Kompas.com/Ervan Hardoko)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Satu Lagi Anggota Keluarga Kekaisaran Jepang Menikahi Warga Biasa"

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas