Aktivis pembela hak-hak perempuan Arab Saudi 'terancam hukuman mati'
Ghomgham diyakini akan menjadi perempuan Saudi pertama yang kemungkinan menghadapi hukuman mati karena pekerjaan terkait dengan HAM.
Organisasi Saudi Eropa unutk Hak Asasi Manusia dan ALQST, sebuah kelompok hak asasi manusia Saudi yang bermarkas di London, mendesak pemerintah untuk mencabut tuntutan kepada Ghomgham.
Pemerintah Saudi sampai sejauh ini belum mengomentari pengadilan Ghomgham.
Meskipun demikian, pengadilan telah menghukum mati beberapa pegiat Syiah setelah mendakwa mereka berdasarkan apa yang kelompok HAM pandang dakwaan bermotif politik.
Para pejabat mengatakan pihak-pihak yang dihukum bersalah karena pelanggaran terkait dengan terorisme, termasuk mengangkat senjata melawan pemerintah dan menyerang pihak keamanan.
Sumber: BBC Indonesia
Berita Populer
Baca tanpa iklan