Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
BBC

Presiden Donald Trump: 'Makzulkan saya, maka pasar akan anjlok'

Presiden Donald Trump menanggapi spekulasi tentang upaya pemakzulan dirinya dengan mengatakan langkah ini hanya akan berdampak buruk terhadap

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Cohen yang sebelumnya menjadi pengacara pribadi Trump selama lebih 10 tahun, mengakui telah memberikan dana kepada kedua perempuan yang diduga adalah bintang porno Stormy Daniels dan mantan model Playboy Karen McDougal.

Pembayaran uang tutup mulut tersebut tidak dilaporkan ke Komisi Pemilu Federal saat kampanye.

Pertanyaannya adalah apakah pembayaran dilakukan untuk melindungi nama baik pribadi Trump atau guna melindungi citranya sebagai calon presiden.

Berdasarkan peraturan pemilu AS, pembayaran apa pun yang bertujuan untuk mempengaruhi perolehan suara harus dilaporkan.

Cohen mengakui di pengadilan bahwa tujuannnya adalah memang untuk melindungi pencalonan Trump, dengan mengatakan dia melakukan pembayaran "atas arahan" Trump "untuk satu-satunya tujuan guna mempengaruhi pemilu".

Jika Trump diadili berdasarkan dana tersebut -bukan lewat pengadilan biasa, karena dirinya adalah presiden yang sedang berkuasa, tetapi kemungkinan di Kongres lewat proses pemakzulan- para penyelidik harus membuktikan bahwa dia memang memberikan uang ke Cohen untuk kepentingan pemilu.

Apakah Trump kontradiktif?

Dalam pernyataan pertamanya di depan umum pada bulan April terkait dengan dugaan perselingkuhan dengan Stormy Daniels, Trump menyangkal mengetahui pembayaran US$130.000 atau Rp1,9 miliar kepada aktris tersebut lewat Cohen.

Rekomendasi Untuk Anda

Stormy yang nama aslinya adalah Stephanie Clifford, menyatakan dirinya dan Trump berhubungan seksual di sebuah kamar hotel pada tahun 2006.

Ketika ditanyakan wartawan di dalam pesawat kepresidenan Air Force One apakah dirinya mengetahui dari mana Cohen mendapatkan uang untuk membayar Stormy, presiden AS tersebut menjawab, "Saya tidak tahu."

Sebulan kemudian, Trump secara resmi mengungkapkan pembayaran ke Cohen sekitar US$100.000 dan US$250.000 atau Rp1,4 miliar dan Rp3,6 miliar bagi biaya ynag dikeluarkan pada tahun 2016.

Apa yang terjadi selanjutnya?

Tindakan apa pun terkait dengan Trump sangat kecil dilakukan setelah pemilu sela tanggal 6 November, ketika kelompok oposisi Demokrat akan berusaha menggoyahkan kendali Partai Republik-nya Trump di Kongres.

Sementara itu, Cohen kemungkinan akan sepakat untuk memberikan kesaksian terkait dugaan kolusi kampanye Trump dengan Rusia.

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 2/2
BBC
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas