Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●
BBC

Matinya singa jantan Nyack: Mengapa singa betina bisa membunuh pasangannya?

Matinya seekor singa jantan karena dibunuh pasangannya sendiri menurut para ahli merupakan kejadian yang mengejutkan dan belum pernah terjadi

Tribun X Baca tanpa iklan

Paul Funston, Direktur Regional Afrika Selatan untuk Panthera, organisasi konservasi kucing liar global, juga sepakat bahwa kejadian ini mengejutkan.

Di alam bebas, kawanan singa betina bisa menyerang singa-singa lainnya, namun biasanya mereka melakukannya untuk membela anak-anaknya atau wilayahnya. Insiden seperti itu pernah difilmkan di sebuah taman safari. Namun Funston mengatakan ia belum pernah melihat kejadian yang berakhir dengan kematian.

Singa-singa jantan liar juga biasanya akan mengusir anak-anaknya supaya tidak diburu oleh singa-singa betina yang berkuasa. Kadang-kadang singa bisa membunuh anak-anaknya sendiri - biasanya ketika mereka mengambil alih wilayah baru dari singa-singa betina penguasanya - untuk menegaskan dominasi mereka terhadap singa betina itu.

Singa jantan juga dikenal agresif terhadap singa betina dan bisa membunuh singa betina yang menolak untuk dia kawini.

Satu kemungkinan, kata Funston, adalah bahwa Zuri - yang digambarkan oleh kebun binatang sebagai "ibu yang penuh perhatian dan protektif" - menjadi takut pada Nyack, dan akhirnya berbuntutperkelahian.

Naluri alami Zuri bisa menjadi dominan pada titik itu, jelasnya, dan akhirnya Zuri membunuhnya.

"Bahkan ketika hewan-hewan itu tenang atau tampak tenang, itu bukan berarti tidak ada ketegangan," kata Funston.

Rekomendasi Untuk Anda

Bruce Patterson, seorang peneliti di Field Museum di Chicago, mengatakan ia tahu kasus-kasus tentang singa betina liar yang menyerang - dan melukai - singa jantan yang sebelumnya membuat mereka kesal. "(Tapi) tidak seperti kasus kebun binatang, tidak ada yang menggigit lehernya!" katanya.

Funston, yang telah mempelajari seluk beluk singa selama 25 tahun, mengakui insiden ini 'tidak biasa' dan 'langka' - tetapi itu bukan berarti hal yang aneh.

"Kami melihat model yang khas dan kami cenderung berpikir kami tahu semuanya. Tetapi ini adalah spesies yang sangat kompleks secara sosial. "

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 2/2
BBC
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas