Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Pria Ini Sesak Napas, Kemudian Meregang Nyawa Setelah Jalani Pijat Tradisional

Seorang pria di Thailand meninggal dunia setelah menjalani pijat tradisional.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Sugiyarto
zoom-in Pria Ini Sesak Napas, Kemudian Meregang Nyawa Setelah Jalani Pijat Tradisional
worldofbuzz
Seorang pria kejang-kejang hingga tewas setelah lakukan pijat tradisional. 

TRIBUNNEWS.COM, PATTAYA - Seorang pria di Thailand meninggal dunia setelah menjalani pijat tradisional

Ia diberitakan susah bernapas, kejang-kejang, sebelum meninggal dunia setelah melakukan pijat tradisional.

Pria itu menghembuskan nafas terakhir di ruang pijat tradisional pasar terapung, Kota Pattaya.

Korban sedang menjelajahi kota tersebut bersama rekan-rekannya.

Melansir dari worldofbuzz, pria ini pergi ke pasar terapung sebelum dipijat.

Saat di pasar, ia mengeluh bahwa kakinya terasa begitu sakit sehingga ia memutuskan untuk beristirahat.

Lalu, dia meninggalkan teman-temannya dan memutuskan untuk pergi ke salon pijat tradisional Thailand seorang diri.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia memutuskan untuk pergi ke sana karena ia ingin mencari bantuan untuk kakinya yang terasa begitu sakit.

Sayangnya, baru 10 menit dipijat, ia tiba-tiba berhenti bernapas.

Staff salon pijat tradisional berupaya mengembalikan napas pria tersebut.

Hal itu sontak membuat para staf terkejut, mereka langsung mencoba melakukan CPR padanya.

Namun berbagai cara yang dilakukan untuk membuat pria itu bernapas kembali terlihat sangat sia-sia.

Sekitar 30 menit kemudian, ambulans datang, namun pria itu tetap tidak dapat diselamatkan.

Walaupun petugas medis telah datang, nyawa pria itu tak bisa ditolong.

Adik laki-laki pria itu mengatakan bahwa seminggu sebelum insiden ini, korban memutar pergelangan kakinya saat bermain sepak bola.

Sumber: Nakita
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas