Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●
BBC

Pengungsi Rohingya 'bersembunyi', takut dikembalikan ke Myanmar

Program pemulangan pengungsi Muslim Rohingya gelombang pertama dari Bangladesh ke Myanmar menemui jalan buntu karena tak seorang pun dari mereka

Tribun X Baca tanpa iklan

Lebih dari 700.000 orang Rohingya melarikan diri ke Bangladesh dari Myanmar tahun lalu menyusul operasi yang dilakukan oleh militer Myanmar. Operasi itu, menurut militer Myanmar, ditujukan untuk memburu para milisi Rohingya.

Sebelumnya gelombang pengungsi selama satu tahun terakhir, Bangladesh telah menampung sekitar 300.000 pengungsi Rohingya menyusul kerusuhan komunal di Negara Bagian Rakhine, yang menjadi tempat tinggal warga Rohingya di Myanmar.

PBB meyakini terdapat bukti-bukti yang menunjukkan tentara melakukan kekejaman terhadap Rohingya.

Menurut badan dunia itu, sejumlah pejabat Myanmar patut diselidiki dan diadili dalam kasus dugaan genosida. Namun Myanmar membantah keras tuduhan itu.

Terkait dengan program repatriasi, PBB, badan-badan amal dan kelompok-kelompok hak asasi manusia menyatakan kekhawatiran akan keselamatan para pengungsi jika tidak ada mekanisme efektif untuk memantau mereka secara independen begitu mereka sampai di Myanmar.

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 2/2
BBC
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas