Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
BBC

Imlek 2019: Apakah ada 'semangat sensor' dalam tahun babi?

Komunitas keturunan Cina bersiap merayakan Tahun Babi, tetapi apakah akan ada "sensor" dengan simbol binatang ini seperti yang terjadi pada

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Komunitas keturunan Cina di dunia tengah bersiap merayakan Tahun Baru Imlek, yang kali ini merupakan tahun Babi.

Perayaan ini biasanya identik berbagai dekorasi, boneka, hadiah, dan iklan yang menampilkan binatang tahun tersebut.

Tapi babi, binatang paling akhir di kalender zodiak Cina dipersepsikan beragam bagi komunitas Muslim.

Lantas apakah ini menyebabkan masalah bagi komunitas yang merayakannya di negara dengan penduduk mayoritas Muslim di Asia Tenggara?

Seperti kebanyakan keluarga Cina-Malaysia, tahun baru Imlek dipersiapkan secara serius oleh keluarga Chow yang tinggal di Batu Pahat, Malaysia.

Tahun ini merupakan hal yang spesial karena Chow Yoon Kee, istrinya, Stella dan anak perempuannya semua lahir di tahun Babi.

"Kami memasang dekorasi babi keberuntungan di rumah dan mengundang kerabat, teman, kolega dan tetangga untuk berkunjung, apapun ras dan agama mereka - perayaan adalah untuk semua," kata Chow, seorang manajer di sebuah pabrik biskuit lokal.

Rekomendasi Untuk Anda

Dia tidak khawatir tentang perayaan yang mungkin menyinggung sejumlah orang di lingkungannya karena dia percaya tidak ada hal yang bisa menjadi kontroversi.

"Ada banyak debat tahun lalu," dia mengingat, ketika tahun Anjing datang.

Banyak toko tidak mau menampilkan gambar-gambar anjing karena takut akan menyinggung komunitas Muslim.

Malaysia adalah tempat yang multikultur tetapi agama resminya adalah Islam. Ada sejumlah laporan intoleransi pada aktivitas yang dianggap menyinggung kaum Muslim.

Tapi Chow mengatakan otoritas lokal mengabaikan perasaan komunitas keturunan Cina yang betul-betul merayakan tahun baru.

"Malaysia terdiri dari berbagai suku, tidak hanya Muslim Melayu. Kami punya komunitas Cina dan India, juga agama lain seperti Kristen, Hindu, Tao dan Buddha jadi kita harus saling menghormati kepercayaan dan perayaan masing-masing."

Dia mengatakan "semangat sensor" tahun lalu sepertinya tidak terjadi di Tahun Babi ini.

Pig decorations for the upcoming Lunar New Year in Chinatown, Singapore
AFP
Dekorasi babi-babi yang hadir di Chinatown, Singapura.

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 1/3
BBC
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas