Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version
BBC

Sunat perempuan, praktik yang masih sering terjadi: 'Saya menjerit kesakitan'

Berdasarkan catatan WHO sekitar 200 juta perempuan mengalami sunat, sebagian atau pemotongan semua kelamin bagian luar, praktik yang dilarang

Satu dari 20 anak dan perempuan dewasa mengalami salah satu bentuk mutilasi alat kelamin perempuan (FGM) atau sunat perempuan, menurut perkiraan dari badan kesehatan dunia World Health Organisastion, WHO.

Ini berarti 200 juta perempuan mengalami sebagian pemotongan atau pengangkatan alat kelamin bagian luar.

WHO mendesak diakhirinya sunat perempuan pada International Day of Zero Tolerance terhadap Female Genital Mutilation tanggal Rabu (06/02).

Anak dan perempuan dewasa seringkali disunat saat anak-anak - kadang-kadang bahkan saat masih bayi - atau setelah mereka beranjak dewasa.

Sunat perempuan mengakibatkan masalah kesehatan fisik dan kejiwaan yang sering kali mempengaruhi perempuan sepanjang kehidupannya.

"Saya disunat ketika berumur 11 tahun," kata Bishara Sheikh Hamo dari Afrika. "Saya diberi tahu nenek saya bahwa sunat perempuan adalah kewajiban bagi semua anak perempuan, ini membuat kami suci".

Tetapi Bishara tidak diberi tahu bahwa hal ini akan menyebabkan mereka mengalami menstruasi yang tidak teratur dan masalah kandung kemih seumur hidup, infeksi dan hanya bisa melahirkan lewat bedah caesar.

Dia sekarang menjadi pegiat anti sunat perempuan.

Apakah yang dimaksud dengan sunat perempuan?

Poster anti FGM di Barcelona.
Getty Images
UNICEF memperkirakan lebih dari 200 juta anak dan perempuan dewasa disunat di Afrika, Asia dan Timur Tengah.

Sunat perempuan adalah pemotongan atau pengangkatan alat kelamin bagian luar perempuan yang dilakukan secara sengaja.

Halaman
1234
Sumber: BBC Indonesia
BBC
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas