Pemerintah Donald Trump Minta Korea Utara Hancurkan Senjata Nuklirnya
Penasihat Keamanan Nasional Trump, John Bolton mengatakan Trump terbuka melakukan pertemuan dengan Kim.
Editor: Choirul Arifin
TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON - Benar rupanya pertemuan antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donand Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un gagal total.
Terbaru AS mendesak Korea Utara segera menghancurkan semua senjata nuklir, kimia, dan biologi jika tidak ingin mendapatkan sanksi.
Hubungan kedua negara ini memanas setelah gagal mencapai kesepakatan dalam pertemuan di Hanoi pekan lalu.
Seperti diberitakan The Guardian, Jumat (8/3), AS menyebutkan desakan itu setelah pemantauan satelit menunjukkan Korea Utara telah rampung membangun ulang situs peluncuran ruang angkasa yang sebelumnya telah dibongkar paska pertemuan pertama Donald Trump dan Kim Jong-Un tahun 2018 lalu.
India minta pelonggaran AS soal sanksi pembatasan impor minyak dari Iran
Departemen Luar Negeri AS meminta klarifikasi dari Pyongyang tujuan rekonstruksi ulang senjata nuklir tersebut.
Baca: Berlimpah Fitur Keselamatan dan Keamanan, Almaz Lebih Kompetitif di Segmen SUV 5-Seaters
AS melihat, jelas menunjukkan ada peluncuran di situs dan merupakan pelanggaran terhadap komitmen Trump dan Kim.
Penasihat Keamanan Nasional Trump, John Bolton mengatakan Trump terbuka melakukan pertemuan dengan Kim.
Baca: Setelah 50.000 Km Pemakaian, Biaya Perawatan Xpander Diklaim Tetap Lebih Rendah dari Kompetitor
Tetapi AS ingin Korea Utara menarik seluruh perlengkapan senjata sehingga tidak ada sanksi.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.