Perkuat Hubungan Indo-Pasific Kemenlu Gelar Pertemuan HLD-IPC
Kegiatan ini sendiri merupakan tindak lanjut dari arahan lisan Presiden RI Joko Widodo kepada Menlu di sela KTT ASEAN ke-33 di Singapura
Editor: Content Writer

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia akan mengadakan pertemuan High-Level Dialogue on Indo-Pacific Cooperation (HLD-IPC) dengan tema “Towards a Peaceful, Prosperous, and Inclusive Region” di Fairmont Hotel Jakarta, Rabu (20/3/2019).
Pernyataan tersebut disampaikan Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kemenlu Desra Percaya dan Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan (BPPK) Kemenlu Siswo Pramono pada jumpa pers di Kementerian Luar Negeri, Senin (18/3/2019) sore lalu.
Kegiatan ini sendiri merupakan tindak lanjut dari arahan lisan Presiden RI Joko Widodo kepada Menlu di sela KTT ASEAN ke-33 di Singapura, 13-15 November 2018 lalu bahwa perlu diadakan pertemuan internasional mengenai Indo-Pasifik di awal tahun 2019.
HDL-IPC merupakan pertemuan informal dan tertutup yang rencananya akan dihadiri pejabat penting dari 17 negara kunci di kawasan Indo-Pasifik seperti Amerika Serikat, Australia, Brunei Darussalam, Filipina, India, Jepang, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Korea Selatan, Tiongkok, Rusia, Selandia Baru, Singapura, Thailand, dan Vietnam.
Melihat pentingnya isu yang akan dibahas, beberapa negara akan mengirimkan Menteri Luar Negerinya untuk hadir. Mereka diantaranya Menteri Luar Negeri dari Australia, Brunei Darussalam, dan Selandia Baru.
Sedangkan 8 negara akan diwakili pejabat setingkat Wakil Menteri seperti Tiongkok, India, Jepang, Korea Selatan, Laos, Malaysia, Singapura, dan Vietnam.
4 negara akan diwakili penjabat level Eselon I seperti Kamboja, Myanmar, Thailand, Amerika Serikat, dan 2 negara akan diwakilkan pejabat level Permanent Representative untuk ASEAN yakni perwakilan dari Rusia dan Filipina.
Acara HDL-IPC bertujuan untuk meningkat kerja sama dan kepercayaan di kawasan Samudra Pasifik dan Samudra Hindia, sehingga bisa menjalani kerjasama yang saling menguntungkan berdasarkan prinsip-prinsip keterbukaan, transparansi, inklusif, dan penghormatan terhadap hukum internasional.
Juga sebagai upaya Indonesia untuk memperkuat mekanisme dialog di dalam kerangka ASEAN untuk kerja sama lebih mendalam dan lebih inklusif di kawasan Indo-Pasifik.
Pertemuan HLD-IPC rencananya akan dibuka oleh Wakil Presiden Yusuf Kalla, dan akan dibagi menjadi dua sesi yakni General Debate, yang dipimpin Menlu Retno Marsudi, dimana masing-masing Ketua Delegasi menyampaikan pidato umum mengenai pandangannya tentang kawasan Indo-Pasifik, dan Thematic Discussion¸yang akan membahas 3 isu tematik yaitu ustainable Development Goals, Maritime Cooperation, Infrastructure and Connectivity.
Diskusi Tematik ini akan diisi Menteri terkait, akademis, dan rencananya Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan akan mengisi acara ini.