Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bocah 4 Tahun Tak Sengaja Tembak Kepala Kakaknya Hingga Meninggal Dunia

Bocah laki-laki berusia 4 tahun tidak sengaja menembak kepala kakak perempuannya yang berusia 6 tahun hingga meninggal dunia.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Bocah 4 Tahun Tak Sengaja Tembak Kepala Kakaknya Hingga Meninggal Dunia
Tribunnews.com/ Valdy Arief
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, ATLANTA - Bocah laki-laki berusia 4 tahun tidak sengaja menembak kepala kakak perempuannya yang berusia 6 tahun hingga meninggal dunia.

Peristiwa kecelakaan senjata api itu terjadi di kediaman keluarga Millie Drew Kelly, di Atlanta, Georgia, Amerika Serikat, Senin (8/4/2019).

Dilansir CNN, insiden terjadi saat kedua anak tersebut ditinggalkan sang ibu di dalam mobil di tempat parkir di depan rumahnya.

Mereka hendak pergi menuju lokasi pertandingan bisbol si anak laki-laki.

Baca: Hasil MotoGP Amerika 2019: Alex Rins Podium 1, Diikuti Valentino Rossi dan Marc Marquez Gagal Finis

Namun, ketika akan berangkat, mobil yang mereka kendarai tidak menyala.

Sang ibu pun keluar mobil untuk memeriksa.

Saat itulah, si anak laki-laki bermain-main, membuka laci mobil, dan menemukan sepucuk senjata api.

Rekomendasi Untuk Anda

Diduga akibat bermain-main, mendadak pistol itu meletus dan melepaskan sebuah tembakan.

Peluru yang dilesakkan kemudian mengenai kepala sang kakak perempuan.

Baca: 24 WNI di Korea Utara Gunakan Hak Pilihnya, Partisipasi Capai 100 Persen

Sang ibu yang mendengar suara tembakan bergegas memeriksa ke dalam mobil dan menemukan putrinya yang baru berusia enam tahun sudah terkapar dengan darah keluar dari kepalanya.

Sang ibu segera memanggil petugas darurat yang kemudian membawa korban ke rumah sakit di daerah Atlanta.

Sayangnya, dua hari pasca-kejadian, anak perempuan itu dilaporkan telah meninggal.

Petugas menyebut insiden yang terjadi merupakan kecelakaan senjata api dan tidak ada tuduhan yang dilayangkan.

Baca: Ini Alasan Persija Tiba di Filipina 5 Hari Sebelum Pertandingan

"Ini hanya situasi yang sangat menyedihkan," ujar Sersan Ashley Hendon, pada Sabtu (13/4/2019).

"Berdasarkan pada semua bukti dan seluruh situasi yang terjadi, kami merasa tidak ada tuntutan dalam kasus ini," tambahnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas