Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
BBC

Pesawat Rusia dilalap api: Puluhan orang meninggal dunia, 'mukjizat' ada penyintas

Sedikitnya 41 orang meninggal dunia ketika pesawat jenis Sukhoi Superjet-100 milik maskapai Aeroflot mengalami kebakaran tak lama setelah lepas

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Sedikitnya 41 orang meninggal dunia ketika pesawat jenis Sukhoi Superjet-100 milik maskapai Aeroflot mengalami kebakaran tak lama setelah lepas landas dari Bandara Internasional Sheremetyevo di Moskow.

Sejumlah rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan para penumpang turun menggunakan peluncur darurat di bagian depan pesawat seraya menghindari kobaran api.

Sebanyak dua anak dan seorang pramugari adalah beberapa di antara korban meninggal, sebut sejumlah laporan media Rusia.

Seorang saksi mata mengungkap bahwa "mukjizat" ada penyintas dari pesawat yang mengangkut 78 penumpang dan lima kru tersebut.

Pihak Aeroflot mengatakan pesawat itu terpaksa kembali ke bandara "karena alasan-alasan teknis", tapi tidak memberikan rincian.

Pesawat tersebut lepas landas dari Bandara Sheremetyevo pada pukul 18.02 waktu setempat (22.02 WIB) dengan tujuan Kota Murmansk.

Kru pesawat melepas sinyal darurat ketika "malfungsi" terjadi beberapa saat setelah mengudara.

Rekomendasi Untuk Anda

Seusai pesawat berbalik ke bandara dan mendarat darurat, mesin pesawat dilalap api di landasan pacu, sebut pernyataan Aeroflot.

Para kru "melakukan segala upaya untuk menyelamatkan penumpang-penumpang" yang dievakuasi dalam 55 detik, tambah maskapai itu.

moskow
AFP
Kepulan asap membumbung di Bandara Sheremetyevo, Moskow

Menurut Komite Penyelidik Rusia, dari 78 penumpang pesawat, hanya 37 yang selamat.

Kantor berita Interfax mengutip sebuah sumber yang menyebut mesin pesawat dilalap api di landasan pacu setelah mendarat dengan keas, bukan saat mengudara sebagaimana dilaporkan sebelumnya.

Berbagai laporan juga mengindikasikan pesawat itu tidak berhasil mendarat darurat pada upaya pertama.

peta
BBC
Pesawat kembali ke bandara setelah 30 menit lepas landas.

Mikhail Savchenko mengklaim dirinya berada di dalam pesawat ketika pesawat meletus seperti bola api di landasan pacu. Namun, Savchenko "berhasil melompat ke luar".

Dia berbagi video yang menayangkan para penumpang berlari menjauh dari pesawat sembari berkata: "Teman-teman, saya baik-baik saja. Saya hidup dan utuh".

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 1/2
BBC
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas