Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
BBC

'Sekte seks': Pemimpin kelompok Nxivm dinyatakan bersalah mengeksploitasi perempuan

Keith Raniere, pemimpin sekte seks Nxivm (baca: Nexium) yang dituduh memperbudak perempuan, divonis bersalah atas semua tuduhan yang dialamatkan

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Keith Raniere, pemimpin sekte seks Nxivm (baca: Nexium) yang dituduh memperbudak perempuan, divonis bersalah atas semua tuduhan yang dialamatkan kepadanya.

Oleh panel juri dalam pengadilan yang telah berlangsung selama enam pekan di Brooklyn, New York, Amerika Serikat, pria berusia 58 tahun itu dinyatakan melakukan perdagangan seks, pornografi anak, serta pemerasan.

Raniere, yang mengaku tidak bersalah, kini terancam dengan hukuman penjara seumur hidup.

Selama persidangan berlangsung, hadirin mendengar bagaimana kelompok itu merekrut sejumlah perempuan, mencap mereka dengan inisial nama Raniere, serta memaksa mereka berhubungan seks dengan Raniere.

Raniere berkeras bahwa Nxivm adalah "perkumpulan yang mengacu pada prinsip-prinsip kemanusiaan yang berupaya memberdayakan masyarakat".

Akan tetapi, para penyidik menyebut kelompok itu sejatinya adalah usaha perdagangan seks yang dibungkus sebagai kelompok bimbingan.

Para perempuan yang direkrut, menurut jaksa, diyakinkan bahwa semua anggota dalam kelompok itu adalah perempuan dan mereka diminta menyerahkan beragam hal yang kemudian dipakai untuk memeras mereka.

Rekomendasi Untuk Anda

Raniere ditangkap aparat FBI di Meksiko, tahun lalu. Tim kuasa hukumnya mengatakan hubungan seks yang dituduhkan sebenarnya didasari suka sama suka.

Saat putusan dibacakan di luar sidang, para mantan anggota Nxivm bertepuk tangan ke arah tim jaksa.

Apa yang terungkap dalam persidangan?

Sebagaimana tertera pada semboyan Nxivm, Raniere dan organisasinya "bekerja membangun dunia yang lebih baik".

Namun, para saksi yang dihadirkan di persidangan, menuturkan cerita yang sama sekali berbeda.

Raniere, seperti dicatat oleh pengadilan, menjalankan komunitas rahasia di tubuh Nxivm bernama DOS.

Sebagai "tuan tertinggi" DOS, menurut jaksa, Raniere berperan sebagai "predator" yang mengeksploitasi dan memeras perempuan, termasuk gadis berusia 15 tahun.

Disebutkan dalam persidangan, Raniere memaksa "budak-budaknya" memberikan foto bugil dan hal intim lainnya sembari mengatakan barang-barang itu akan dipublikasikan jika mereka tidak mematuhinya.

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 1/3
BBC
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas