Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jatuh dan Terjepit di Bebatuan Gunung Selama 3 Hari, Sum Bora: Jika Punya Pisau Saya Bunuh Diri

Pria Kamboja bernama Sum Bora jatuh terpeleset dan terjepit di antara bebatuan sejak Minggu (4/8/2019) lalu saat ia mencoba mengambil senternya

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in Jatuh dan Terjepit di Bebatuan Gunung Selama 3 Hari, Sum Bora: Jika Punya Pisau Saya Bunuh Diri
Kepolisian Battambang (via BBC.com)
Pria terjepit batu 

Bora diselamatkan pada hari Rabu (7/8/2019) setelah beberapa bagian gua dihancurkan untuk membuka ruang.

Istri Bora, Koeun Sothea berkata suaminya kini sedang dirawat di rumah sakit.

Sang suami menderita luka pada kepala, lutut, dan dada.

Proses penyelamatan Bora
Proses penyelamatan Bora (Kepolisian Battambang (via BBC.com))

Koeun Sothea juga berterima kasih pada PM Kamboja, Hun Sen yang telah mengirimkan tim penyelamat untuk suaminya.

PM Hun Sen juga memberikan donasi sebesar 10 juta Riel Kamboja atau sekitar Rp 35 juta.

Polisi Battambang Sareth Viseth, berkata pada media untuk mencegah terjadinya insiden serupa, mendaki Gunung Chakrai kini dilarang.

Kisah pria terjepit di bebatuan seperti Bora juga pernah dialami seorang pendaki bernama Aron Ralston pada tahun 2003 lalu.

Baca: Resep Masakan Idul Adha 1440 H Olahan Daging Kambing dan Sapi, Hanya Butuh Waktu 1 Jam!

Rekomendasi Untuk Anda

Diberitakan Tribun Travel, pada 26 April 2003 lalu, Aron Ralston sedang mencoba mengekspor celah ngarai sempit di Utah, Amerika Serikat.

Namun tiba-tiba ada sebuah batu seberat 360 kilogram jatuh dan mengenai tangan kanannya.

Hal ini juga menjebak Aron hingga tak mampu mengeluarkan diri dari celah tersebut.

Aron mencoba menggeser batu itu menggunakan tali dan mencungkil batu dengan alat mulifungsinya, tetapi tidak ada yang berhasil.

Pada hari keempat, Aron mulai kehabisan air.

Jadi, dia hanya memiliki satu pilihan yang tersisa, yakni mengamputasi lengannya sendiri.

Pertama, dia mematahkan kedua tulang di lengannya.

Kemudian dia menggergaji jaringan lunak, arteri, tendon.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas