Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Sejarah Yosakoi di Jepang Tak Lepas dari Jasa Takemasa yang Memunculkan Ide Naruko

Sejarah yosakoi, tarian Jepang yang berasal dari Perfektur Kochi ternyata tak bisa dilepaskan dari jasa Takemasa yang memunculkan Naruko.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Sejarah Yosakoi di Jepang Tak Lepas dari Jasa Takemasa yang Memunculkan Ide Naruko
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Museum Yosakoi Kochi dengan kepala museum Saeki Taisuke 

Sasebo Yosakoi Festival Nagasaki dengan 202 Tim selama 3 hari pada tahun 1997.

Takamasa pada tahun 1937, ia menjadi konduktor pertama dari NHK Kyoto Broadcasting Station Japanese-Western Orchestra.

Pada tahun 1945, rumahnya terbakar dalam serangan udara di Osaka, dan dengan istrinya Kimie (meninggal tahun 1950), ia dievakuasi ke Kota Nankoku saat ini.

Berdasarkan lagu rakyat "Yosakoi Bushi", Takamasaa menulis lagu untuk "Tari Yosakoi Naruko" yang digunakan dalam Festival Yosakoi, dan kemudian muncul dengan tarian menggunakan Naruko.

Tarian Yosakoi di festival yang ada di Perfektur Kocgi Jepang
Tarian Yosakoi di festival yang ada di Perfektur Kocgi Jepang (Foto Jiji)

Berbagai pengaturan sekarang dibuat untuk memungkinkan pengaturan bebas dari lagu "Tari Yosakoi Naruko".

Dia juga menulis lagu "After the South Tosa", yang kemudian dikenal luas sebagai nyanyian Peggy Hayama.

Penyerahan penghargaan Takamasa bagi pemenang tarian Yosakoi diberikan Senin (12/8/2019) di Kochi.

Rekomendasi Untuk Anda

Hari Selasa ini (12/8/2019) adalah hari libur nasional di Jepang sebagai Hari Gunung.

Penampilan Yosakoi Indonesia ketiga kalinya di festival Yosakoi Kochi dapat dilihat di
https://youtu.be/UBYi5HlzUFE

Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas