Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●
BBC

‘Kakek saya selamat dari lima kamp konsentrasi Nazi’

Di umur 17 tahun, David Herman sudah pernah ditahan di lima kamp konsentrasi Nazi yang berbeda. Dia adalah satu dari kelompok anak yatim piatu

Tribun X Baca tanpa iklan

Dia memberitahu berbagai fakta, tetapi emosinya berada di dalam hati. Dia masih bermimpi buruk tentang kamp.

Lapar

"Bagaimana rasanya menjadi remaja di kamp konsentrasi Nazi?" saya bertanya.

Perasaaan yang terus-menerus muncul adalah rasa lapar. Hidup tanpa mengetahui kapan Anda akan makan kembali.

"Kami khawatir dari mana kami mendapatkan potongan roti berikutnya karena kami lapar. Kami kelaparan," kata Alterman, 91 tahun.

Kebebasan

Tahanan
Ike Alterman
"Ini adalah saat kami mengetahui para penjaga telah menghilang dan kami bebas."

"Ini adalah saat dimana kami mengetahui bahwa para penjaga telah menghilang dan kami diberitahu telah bebas. Itu adalah saya, yang sedang melambaikan topi," kata Ike, menunjuk ke sebuah gerbong.

"Kami dijadwalkan digas besok paginya karena mereka tidak akan membawa kami ke tempat lain dan kami mengetahui terdapat sebuah krematorium di Theresienstadt."

Theresienstadt
BBC
Theresienstadt tahun 2019.

Kebebasan. Wajah Sam menjadi cerah.

Rekomendasi Untuk Anda

"Praha membawa ingatan manis," katanya, "karena disanalah saya dibebaskan."

Semua orang yang bebas hanya tertarik untuk mengisi perut mereka setelah bertahun-tahun kelaparan.

Kembali ke Theresienstadt

Theresienstadt
BBC
Arek Hersh melihat tumpukan jenazah saat sampai di Theresienstadt.

Kami bersama-sama mengunjungi Theresienstadt, bekas ghetto dan kamp Nazi tempat dimana sebagian besar kelompok ini dibebaskan.

Lokasinya sekitar 60 km dari Praha, sekarang adalah sebuah kota biasa.

Kami menuju ke pemakaman Yahudi dan berbagi kenangan dengan Arek Hersh, yang ditahan selama delapan hari disana sebelum pembebasan.

Dia menceritakan bahwa lahan di sekitar kami, ketika dia baru tiba berisi tumpukan jenasah. Kerangka manusia hidup yang sedang sakit.

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 2/3
BBC
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas