Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tak Rela Dipoligami, Ibu Ini Ajak Dua Anaknya Bunuh Diri, Tapi Ia Gagal, Dua Anaknya Tewas Terikat

Seorang ibu gagal bunuh diri setelah diselamatkan sejumlah orang. Nahas, kedua anaknya tewas mengenaskan dalam kondisi terikat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in Tak Rela Dipoligami, Ibu Ini Ajak Dua Anaknya Bunuh Diri, Tapi Ia Gagal, Dua Anaknya Tewas Terikat
shanghaiist
gagal bunuh diri 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang ibu gagal bunuh diri setelah diselamatkan sejumlah orang.

Nahas, kedua anaknya tewas mengenaskan dalam kondisi terikat.

Kini, sang ibu gagal bunuh diri tersebut harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Di World Suicide Prevention Day (Hari Pencegahan Bunuh Diri), beredar sebuah berita tentang seorang ibu yang merasa putus asa karena kelakuan suaminya.

Baca: Empat Mahasiswa Indonesia di Australia Pernah Bunuh Diri, Apa yang Bisa Dicegah?

Hal itu seharusnya bisa dihindari.

Namun, siapa yang tahu tentang hal yang terjadi di balik semua itu.

Valentin berusia 5 tahun.
Sementara, Milana baru berusia 6 bulan.
Ekaterina Khavchina tinggal di Vilyuchinsk di ujung timur Rusia.

Kejadian itu dilakukan Ekaterina dengan cara mengikat kedua anaknya tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia lalu berenang di sebuah pantai dekat rumahnya.

 

Kereta bayi, selimut, dan mainan ditemukan di pinggir pantai.
Kereta bayi, selimut, dan mainan ditemukan di pinggir pantai. (Kam24/east2west news // via Mirror)

Ibu yang merasa putus asa itu didakwa dan dituduh menenggelamkan kedua anaknya.

Hal tersebut dilakukan sang ibu lantaran mengetahui bahwa ayah dari anaknya yang paling kecil telah menikah lebih dulu.

Ia lalu menginginkan Ekaterina sebagai istri kedua.

Bocah laki-laki meninggal setelah dilarikan ke rumah sakit.

Terlepas dari upaya untuk mengambil nyawanya sendiri, wanita itu masih bisa diselamatkan dari percobaan bunuh diri tersebut.

Beruntung, penduduk setempat segera bergegas ke suara anaknya yang berteriak meminta tolong, saat akan ditenggelamkan bersama sang ibu.

Hal itu juga diperkuat dengan bukti kereta bayi yang digunakan oleh putri terkecilnya, ditemukan di pinggir pantai.

Ekaterina dan suaminya dari Uzbek yang memintanya untuk jadi istri kedua.
Ekaterina dan suaminya dari Uzbek yang memintanya untuk jadi istri kedua. (east2west News via Mirror)

Ekaterina kini telah ditahan.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas