Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tak Rela Dipoligami, Ibu Ini Ajak Dua Anaknya Bunuh Diri, Tapi Ia Gagal, Dua Anaknya Tewas Terikat

Seorang ibu gagal bunuh diri setelah diselamatkan sejumlah orang. Nahas, kedua anaknya tewas mengenaskan dalam kondisi terikat.

Tak Rela Dipoligami, Ibu Ini Ajak Dua Anaknya Bunuh Diri, Tapi Ia Gagal, Dua Anaknya Tewas Terikat
shanghaiist
gagal bunuh diri 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang ibu gagal bunuh diri setelah diselamatkan sejumlah orang.

Nahas, kedua anaknya tewas mengenaskan dalam kondisi terikat.

Kini, sang ibu gagal bunuh diri tersebut harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Di World Suicide Prevention Day (Hari Pencegahan Bunuh Diri), beredar sebuah berita tentang seorang ibu yang merasa putus asa karena kelakuan suaminya.

Baca: Empat Mahasiswa Indonesia di Australia Pernah Bunuh Diri, Apa yang Bisa Dicegah?

Hal itu seharusnya bisa dihindari.

Namun, siapa yang tahu tentang hal yang terjadi di balik semua itu.

Valentin berusia 5 tahun.
Sementara, Milana baru berusia 6 bulan.
Ekaterina Khavchina tinggal di Vilyuchinsk di ujung timur Rusia.

Kejadian itu dilakukan Ekaterina dengan cara mengikat kedua anaknya tersebut.

Ia lalu berenang di sebuah pantai dekat rumahnya.

 

Kereta bayi, selimut, dan mainan ditemukan di pinggir pantai.
Kereta bayi, selimut, dan mainan ditemukan di pinggir pantai. (Kam24/east2west news // via Mirror)

Ibu yang merasa putus asa itu didakwa dan dituduh menenggelamkan kedua anaknya.

Hal tersebut dilakukan sang ibu lantaran mengetahui bahwa ayah dari anaknya yang paling kecil telah menikah lebih dulu.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Sugiyarto
Sumber: TribunStyle.com
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas