Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Parade Militer, China Pamer Rudal, Drone, Hingga Pesawat Tempur

Parade militer untuk merayakan HUT ke-70 China pada Selasa (1/10/2019) telah selesai setelah digelar selama 80 menit.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Parade Militer, China Pamer Rudal, Drone, Hingga Pesawat Tempur
PLA
Foto ilustrasi rudal balistik China. 

TRIBUNNEWS.COM, BEIJING - Parade militer untuk merayakan HUT ke-70 China pada Selasa (1/10/2019) telah selesai setelah digelar selama 80 menit.

Parade yang dihelat di Lapangan Tiananmen, Beijing, itu melibatkan setidaknya 15.000 tentara, 580 peralatan perang, hingga 160 pesawat tempur.

Dilansir dari SCMP, parade militer HUT ke-70 China itu diklaim sebagai yang terbesar sejak negara itu didirikan oleh Mao Zedong.

Berbagai senjata pun dipamerkan sejak Partai Komunis. Apa sajakah senjata itu? Berikut di antaranya:

1. Jet Tempur

Baca: Siswi dan Siswa SMP di Riau Terciduk Berbuat Asusila di Kebun Perkemahan

Baca: Sandi Sute Punya Harapan ini ke Pelatih Baru Persija Jakarta

Baca: Setelah Pensiun, Mike Tyson Bakal Latih Mantan Juara Dunia UFC?

Dalam parade militer, matra udara China menampilkan J-20A. Jet tempur siluman pertama yang diklaim bersaing dengan F-22 milik AS.

Lima jet tempur yang mendapat julukan Mighty Dragon (Naga Hebat) itu dilaporkan masih menggunakan mesin yang diproduksi Rusia.

Rekomendasi Untuk Anda

Sumber teknisi dirgantara menerangkan, ke depan mereka bakal mengembangkan versi lebih pendek dari J-20A untuk kapal induk menggantikan J-15.

2. Pesawat Pembom

Pembom kelas berat seri H-6 juga turut ambil bagian dalam perayaan, dengan H-6K, H-6N, dan pesawat pengisi bahan bakar HU-6.

H-6 merupakan pesawat pembom jarak menengah. Namun dalam seri barunya H-6K, kompartemen bom ditiadakan untuk memberi ruang tambahan bagi bahan bakar.

Sebagai gantinya, pesawat itu membawa setidaknya rudal penjelajah dengan masing-masing mampu menempuh jarak lebih dari 2.000 kilometer.

Keberadaan senjata itu membuat H-6K bisa menyerang Alaska, Guam, Hawaii, Jepang, Malaysia, Filipina, Vietnam, Moskwa tanpa perlu meninggalkan zona udaranya.

Sejak akhir 2017, Beijing menempatkan H-6K di sekitar Selat Taiwan untuk menerapkan latihan "mengelilingi pulau" Taiwan.

3. Rudal Seri DF

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas