Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
BBC

ISIS: Siapa yang akan menerima kembali warga asing yang bergabung dengan ISIS?

Amerika Serikat ingin negara-negara Eropa menerima kembali para tahanan ISIS yang merupakan warga negara mereka - sudahkah ada yang melakukannya?

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Akan tetapi negara-negara lain baru mengambil sedikit warga mereka:

  • Prancis: 18 anak-anak
  • AS: 16 orang dewasa dan anak-anak
  • Jerman: kurang dari 10 orang
  • Australia: delapan anak-anak
  • Swedia: tujuh anak-anak
  • Norwegia: lima anak-anak

Pada beberapa kasus, sejumlah warga asing telah dipindahkan ke wilayah yurisdiksi Irak dan diadili di sana. Awal tahun ini, empat pria awal Prancis dihukum mati di Irak melalui proses hukum yang dikritik keras pada saat itu.

Beberapa pemerintahan negara asing telah mencabut kewarganegaraan warganya untuk mencegah mereka yang diduga anggota ISIS kembali ke negara terkait - misalnya Shamima Begum asal Inggris, yang kini ditampung di kamp pengungsian SDF di Suriah.

Kemungkinan besar lebih banyak lagi warga asing yang sudah berhasil pulang ke negara masing-masing sebelum pasukan pimpinan Kurdi menaklukan benteng terakhir ISIS bulan Maret lalu.

Returning European nationals. Voluntary and state-facilited returns.  *Minors aged 17 and under.

Pusat Penelitian Radikalisasi Internasional memperkirakan jumlah mereka yang sudah kembali, secara global, ada di antara 7.712 dan 8.202 orang.

Angka itu termasuk mereka yang pulang secara sukarela dan yang melalui proses repatriasi pemerintah, meskipun skenario kedua hanya berjumlah sedikit.

Joana Cook dan Gina Vale, peneliti dalam studi tersebut, mengatakan kepada BBC News: "Banyak pemerintahan yang tampak lebih bersedia memfasilitasi kepulangan warga anak-anak, khususnya yang rapuh seperti yatim piatu, ketimbang tahanan dewasa."


Reality Check branding
BBC
Rekomendasi Untuk Anda

BBC Reality Check bertugas khusus untuk memeriksa fakta dan klaim di balik suatu cerita untuk mencoba menentukan benar-tidaknya fakta atau klaim tersebut.

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 2/2
BBC
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas